AsikBelajar.Com | Artikel ini diambil dari buku Prof. Sugiyono yang membahas metode penelitian kombinasi (mixed methods) pada belahan bahasan penelitian eksperimen. Inilah artikelnya:
Desain faktorial merupakan modifikasi dari design true experimental, yaitu dengan memperhatikan adanya variabel moderator yang mensugesti perlakuan (Variabel independen) terhadap hasil (variabel dependen). Paradigma desain faktorial sanggup digambarkan menyerupai berikut.
Pada desain ini semua kelompok dipilih secara random, lalu masing-masing diberi pretest. Kelompok untuk penelitian dinyatakan baik, kalau setiap kelompok nilai pretesmya sama. Kaprikornus O1 = O3 = O5 = O7. Dalam hal ini variabel moderatornya ialah Y1 dan Y2.
Contoh:
Dilakukan penelitian unluk mengetahui imbas mekanisme kerja gres terhadap kepuasan pelayanan pada masyarakal. Untuk itu dipilih empar kelompok secara random. Variabel moderalomya ialah jenis kelamin, yaitu laki-laki (Y1) dan perempuan (Y2).
Treatment/perlakuan (prosedur kerja baru) dicobakan pada kelompok eksperimen pertama yang telah diberi pretest (O1 = kelompok laki-laki) dan kelompok eksperimen ke dua yang telah diberi pretest (05 = kelompok perempuan). Pengaruh perlakuan (X) terhadap kepuasan pelayanan untuk kelompok laki-laki = (O2 O1) – (O4 – O3). Pengaruh perlakuan (prosedur kerja baru) terhadap nilai penjualan barang untuk kelompok perempuan = (O6 – O5) – (O8 – O7).
Bila terdapat perbedaan imbas mekanisme kerja gres terhadap kepuasan masyarakat antara kelompok kerja laki-laki dan wanita, maka penyebab utamanya ialah bukan alasannya ialah treatment yang diberikan (karena treatment yang diberikan sama), tetapi alasannya ialah adanya variabel moderator, yang dalam hal ini ialah jenis kelamin. Pria dan perempuan memakai mekanisme kerja gres yang sama, kawasan kerja yang sama nyamannya, tetapi pada umumnya, kelompok perempuan lebih ramah dalam memperlihatkan pelayanan, sehingga sanggup meningkatkan kepuasan masyarakat.
Sumber:
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta. Hal. 114-115.
Sumber https://www.asikbelajar.com