Friday, August 18, 2017

√ Pengertian Metode Penelitian Eksperimen Oleh Sugiyono

AsikBelajar.Com | Bila dilihat dari tingkat kealamiahan (setting) daerah penelitian, terdapat tiga metode penelitian yaitu: penelitian eksperimen, survey dan naturalistik (kualitatif). Metode eksperimen termasuk dalam metode penelitian kuantitatif. Penelitian eksperimen dilakukan di laboratorium sedangkan penelitian naturalistik/kualitatif dilakukan pada kondisi yang alamiah. Dalam penelitian eksperimen ada perlakuan (treatment), sedangkan dalam penelitian naturalistik tidak ada perlakuan. Dengan demikian metode penelitian eksperimen sanggup diartikan sebagai metode penelitian yang dipakai untuk mencari efek perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Metode penelitian eksperimen yaitu metode penelitian kuantitatif.


Baca juga: Pengertian, Penggunaan dan Prosedur Metode Eksperimen


Berikut akan dikemukakan khusus perihal metode eksperimen, sebab metode ini sebagai serpihan dari metode kuantitatif memiliki ciri khas tersendiri, terutama dengan adanya kelompok kontrolnya. Bandingkan paradigma penelitian eksperimen ini dengan banyak sekali paradigma yang telah dikemukakan pada serpihan 2 (dalam buku “Mixed Methods“). Dalam bidang fisika, penelitian-penelitian sanggup memakai desain eksperimen, sebab variabel-variabel sanggup dipilih dan variabelvariabel lain yang sanggup mempengaruhi proses eksperimen itu sanggup dikontrol secara ketat.


Misalnya:

1. Mencari efek panas terhadap muai panjang suatu benda. Dalam hal ini variasi panas dan muai panjang sanggup diukur secara teliti, dan penelitian dilakukan di laboratorium, sehingga pengaruhpengaruh variabel lain dari luar sanggup dikontrol.

2. Pengaruh air maritim terhadap tingkat korosi logam tertentu. Hal ini juga sanggup dilakukan melalui penelitian dengan desain eksperimen, sebab kondisi sanggup dikontrol secara teliti.


Tetapi dalam penelitian-penelitian sosial, desain eksperimen yang dipakai untuk penelitian akan sulit mendapat hasil yang akurat, sebab banyak variabel luar yang besar lengan berkuasa dan sulit mengontrolnya.


Misalnya:

Mencari efek diklat yang diberikan kepada para pegawai terhadap prestasi kerjanya.


Untuk mencari seberapa besar efek diklat terhadap prestasi kerja, maka harus membandingkan prestasi kerja pegawai sebelum mendapat diklat, dan setelah mendapat diklat atau membandingkan orang yang memiliki kemampuan sama yang tidak mendapat diklat.


Prestasi kerja seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh diklat saja, tetapi oleh variabel lain, contohnya IQ, pengalaman, pengawasan, pendidikan dan lain-lain, sehingga mengukur seberapa jauh efek diklat terhadap prestasi kerja secara teliti akan sulit dilakukan.


Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta. Hal. 109-110.



Sumber https://www.asikbelajar.com