Friday, January 19, 2018

√ Ekspo Banteng Di Spanyol Memakan Korban, Kasus Masih Dalam Penyelidikan


Perayaan Festival San Vicente Ferrer yang diselenggarakan di kota pesisir Chilches, Provinsi Castellon, Spanyol memakan korban jiwa. Seorang cukup umur berjulukan Pangkal Paha Fran Gonzalez yang berumur 19 tahun dikabarkan tewas sehabis diseruduk banteng dalam pameran tersebut pada 2 April 2019. Segera sehabis kejadian penyerudukan, Gonzales dilarikan ke Rumah Sakit  Sagunto pada pukul 18.00 waktu setempat.





Berdasarkan keterangan saksi mata, Gonzales pribadi diseruduk banteng tak
lama sehabis banteng keluar dari kandangnya dan menyebabkan pendarahan hebat.
Sempat tak sadar, Gonzales kemudian dinyatakan tewas satu jam kemudian.
Gonzales dikenal sebagai recortador, seorang yang memakai tubuhnya untuk
menghindari banteng yang berlari ke arah mereka. Atas kejadian ini, pihak
panitia penyelenggara menghentikan Festival San Vicente Ferrer dan
mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada korban.





Sebelumnya pada pekan lalu, seorang laki-laki 74 tahun juga mengalami hal
serupa. Ia tewas diseruduk banteng dalam pameran tradisional di Kota Vejer de
la Frontera, Andalusia.  Pria bernama
Juan Jose Varo itu mengalami luka bacokan dibagian paru-paru dan beberapa
tulang rusuk patah ketika mencoba menghindari serudukan banteng.





Saat kejadian, petugas paramedis tidak dapat pribadi bertindak alasannya yaitu harus
melakukan sumbangan pada korban lain yang sedang membutuhkan tujuh jahitan
akibat serudukan banteng yang sama. Paramedis juga disibukkan dengan beberapa
wanita yang dilaporkan pingsan dalam pameran terrsebut.





Kemudian perayaan Festival Sam Fermin pada Juli tahun lalu, dilaporkan
setidaknya 15 orang meninggal ketika berupaya menghindari banteng yang berlari ke
arah mereka di Kota Pamploma. Seharusnya penyelenggaraan pameran semacam ini
dikaji ulang oleh pihak pemerintah mengingat banyaknya jumlah korban yang
berjatuhan akhir pelaksanaannya.



Sumber https://phinemo.com