Monday, January 8, 2018

√ Jenis Produk Wisata Yang Harus Diketahui Oleh Setiap Pelaku Bisnis Tour Travel


Dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1990 perihal Kepariwisataan disebutkan bahwa pengertian bisnis pariwisata ialah suatu perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata yang menghasilkan produk tertentu. Produk wisata bekerjsama bukan saja merupakan produk nyata, akan tetapi rangkaian produk yang tidak hanya mempunyai segi-segi yang bersifat ekonomis, namun juga sosial, alam, dan psikologi.





Produk wisata merupakan banyak sekali jasa dimana satu dengan lainnya saling berkait dan dihasilkan oleh berbgaai perusahaan pariwisata, contohnya akomodasi, agen perjalanan, transportasi, destinasi wisata, dan restoran. Sebagai suatu produk yang kompleks, produk wisata tidak dapat disamakan dengan produk dan jasa lainnya. Kekhasan ini yang menciptakan produk wisata menjadi unik sehingga membutuhkan penanganan yang khusus.





Pendit (1994) dalam bukunya mengklasifikasikan jenis-jenis pariwisata menurut motif wisatawan untuk berwisata. Jenis-jenis wisata tersebut ialah sebagai berikut.





  1. Wisata Budaya – Contohnya Candi Borobudur, Candi Prambanan, Pura Luhur Uluwatu, dan Pura Tanah Lot Bali.
  2. Wisata Maritim atau Bahari – Contohnya Raja Ampat, Taman Nasional Bunaken, dan Karimun Jawa.
  3. Wisata Cagar Alam (Konservasi) – Contohnya Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, dan Taman Nasional Baluran.
  4. Wisata Konvensi – Suatu bentuk pariwisata yang menggabungkan acara bisnis dan wisata. Wisata Konvensi biasanya diselenggarakan pribadi oleh pihak pemerintah melalui Kementerian Pariwisata.
  5. Wisata Pertanian – Contoh Kebun Cepoko UPTD Balai Benih Kota Semarang, Agro Wisata Selopajang Timur, dan Wisata Agro Jollong Dua.
  6. Wisata Buru – Wisata buru atau berburu harus secara khusus mendapat izin dari otoritas pemerintah terkait. Biasanya dalam wisata buru hanya mengizinkan binatang tertentu untuk diburu dan melarang perburuan binatang langka.
  7. Wisata Ziarah – Contoh Makam Sunan Kalijaga di Kabupaten Demak, Vatikan, dan Betlehem.


Sumber https://phinemo.com