Saturday, March 31, 2018

√ Perbedaan Forex Biasa Dengan Forex Syariah


Saat ini, banyak orang yang ingin tau dengan Perbedaan Forex biasa dengan Forex Syariah. Karena menyerupai yang diketahui bahwa bisnis yang dijalankan memakai konsep syari’ah memang banyak diminati masyarakat kini ini, tidak terkecuali dalam bisnis trading forex yang tengah digemari oleh para pebisnis. Tidak hanya umat muslim saja yang tertarik dengan trading sistem ini, tapi umat non muslim pun mulai menaruh perhatian pada investasi dengan konsep syari’ah lantaran beberapa keunggulannya dibanding forex biasa. Pada dasarnya, Trading forex syariah ialah salah satu sistem trading forex yang pada prinsipnya menerapkan sistem yang tidak menyalahi aturan syariat agama Islam.


Satu hal yang perlu diketahui bahwa Forex Syariah merupakan trading yang pengelolaan dan pelaksanaan semua transaksinya harus selalu mengikuti dan mengacu pada aturan syari’ah atau hukum-hukum islam. Dimana tidak boleh ada pelaksanaan yang melanggar aturan syari’ah. Setiap transaksi, tidak boleh ada hal apapun yang berbau bunga, ketidakjelasan, perjodian, spekulasi yang disengaja, manipulatif, multitransaksi, dan penipuan. Karena semua hal tersebut dihentikan dalam aturan islam dengan dalil yang terperinci yakni Al-Qur’an dan juga hadist. Lalu, apa Perbedaan Forex biasa dengan Forex Syariah? Berikut ini ialah ulasannya.


No Transaction Fee dan No Overnight Fee


Bagi Anda yang belum tahu, sistem trading forex dengan konsep syariah ini menekankan untuk menghindari biaya-biaya atau tagihan suplemen yang sebetulnya tidak diperlukan. Cara kerja inilah yang masuk dalam salah satu anutan agama atau syari’ah. Akun trading forex syariah oleh broker dibebaskan dari biaya transaksi atau Transaction Fee dan Overnight Fee. Berbeda dengan forex biasa yang diharuskan banyak membayarkan banyak tagihan-tagihan suplemen dari sebelum ketika dan sehabis transaksi.



Tidak ada bunga (Swap Free)


Apabila trading forex dapat menerapkan bunga atau dana interest, forex syari’ah tidak menerapkan cara tersebut. Karena walaupun bisnis forex legal secara aturan undang-undang, bisnis ini tidak akan sah dari segi agama kalau menerapkan sistem bunga. Oleh alasannya ialah itulah kenapa trading forex berbasis aturan islam tidak memakai sistem dana interest. Biasanya ketika trader hendak mendaftar akun forex akan ada pilihan atau opsi Swap Free untuk mendaftar akun menjadi akun syariah.


Sesuai Hukum Agama


Mengingat bahwa trading forex syariah tidak memakai bunga dan menerapkan sistem pelaksanaan yang tidak melenceng dari anutan Islam, tidak mengherankan kalau MUI telah merilis fatwa mengena bisnis trading berbasis Syari’ah. Berbeda dengan forex biasa yang belum mengantongi fatwa halal oleh MUI, meskipun secara aturan sudah masuk dalam bisnis legal. MUI menyatakan bahwa trading forex diperbolehkan kalau semua transaksi dilaksanakan pada ketika itu juga dan tidak ada keterlambatan dalam hal transaksi maupun pembayarannya.


Dengan beberapa kebijakan diatas maka resiko bisnis forex syariah menjadi lebih rendah daripada forex biasa yang memang menjadi salah satu bisnis online dengan resiko yang cukup tinggi. Demikianlah sedikit gosip terkait dengan Perbedaan Forex biasa dengan Forex Syariah. Dengan adanya ulasan kali ini, agar Anda menjadi semakin paham mengenai bisnis forex yang sedang banyak digemari ini dan tidak ragu lagi dalam pemilihan dan pembuatan akun forex pada broker yang anda pilih.










 banyak orang yang ingin tau dengan Perbedaan  √ Perbedaan Forex Biasa dengan Forex Syariah


Related Posts:


Sumber aciknadzirah.blogspot.com