Saturday, September 2, 2017

√ Media Pembelajaran

1.      Dalam memilih media kita hendaknya didasarkkan atas criteria tertentu. Dengan adanya sumber belajar yang bervariasi maka diperlukan pemilihan dan pemanfaatan media pembelajaran yang ada. Oleh karena itu guru harus terus berinovasi dan kreatif dalam menggunakan media pembelajaran.
a.      Kriteria/factor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan media pembelajaan
Jawab :
Kriteria yang perlu dipertimbangkan guru atau tenaga pendidik dalam menentukan media pembelajaran berdasarkan Nana Sudjana (1990: 4-5) yakni ketepatan media dengan tujuan pengajaran, dukungan terhadap isi materi pelajaran, fasilitas memperoleh media, keterrampilan guru dalam menggunakannya, tersedia waktu untuk menggunakannya; dan sesuai dengan taraf berfikir anak. Selain itu ada pendapat lain dari Azhar Arsyad (1997: 76-77) menyatakan bahwa kriteria menentukan media yaitu: sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai,  tepat untuk mendukung isi pelajaran, praktis, luwes, dan guru terampil menggunakannya, pengelompokan sasaran dan mutu teknis. Selanjutnya Brown, Lewis, dan Harcleroad (1983: 76-77) menyatakan bahwa dalam menentukan media perlu mempertimbangkan kriteria sebagai berikut: content, purposes, appropriatness, cost, technical quality, circumstances of uses, learner verification, and  validation.

b.      Tujuan  dan manfaat media pebelajaran Kemp dan Dayton (1985)
Jawab :
Menurut Kemp & Dayton (1985;3-4) meskipun telah usang disadari bahwa banyak laba penggunaan media pembelajaran,menerimanya serta pengintegrasiannya ke dalam acara – acara pengajaran berjalan amat lambat. Mereka mngemukakan beberapa hasil penelitian yang menunjukan dampak positif dari penggunaan media sebagai bab integral pembelajaran dikelas atau sebagai cara utama pembelajaran pribadi sebagai berikut:
1.          Penyampaian pelajaran menjadi lebih baku.
2.          Pembelajaran bisa lebih menarik
3.         Pembelajaran menjadi lebih interaktif dengan dengan diterapkannya teori berguru dengan prinsip – prinsip psikologis yang diterima dalam hal partisipasi siswa, umpan balik, dan penguatan
4.         Lama waktu pembelajaran yang diharapkan sanggup dipersingkat lantaran kebanyakan media hanya memerlukan waktu singkat untuk mengantarkan pesan – pesan dan isi pelajaran dalam jumlah dalam jumlah yang cukup banyak dan kemungkinannya sanggup diserap oleh siswa.

Secara lebih khusus ada beberapa manfaat media yang lebih rinci Kemp dan Dayton (1985) misalnya, mengidentifikasi beberapa manfaat media dalam pembelajaran yaitu :
1.      Penyampaian materi pelajaran sanggup diseragamkan dan terstandar
2.      Proses pembelajaran menjadi lebih terperinci dan menarik
3.      Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif
4.      Efisiensi dalam waktu dan tenaga
5.      Meningkatkan kualitas hasil berguru siswa
6.      Media memungkinkan proses berguru sanggup dilakukan dimana saja dan kapan saja
7.      Media sanggup menumbuhkan perilaku positif siswa terhadap materi dan proses belajar
8.      Merubah tugas guru ke arah yang lebih positif dan produktif.

c.       Karakteristik media pembelajaran
Jawab :
Gerlach dan Ely mengemukakan  tiga karakteristik media berdasarkan petunjuk penggunaan media pembelajaran untuk mengantisipasi kondisi pembelajaran di mana guru tidak bisa atau kurang efektif sanggup melakukannya. Ketiga karakteristik atau ciri media pembelajaran tersebut adalah:

1.      Ciri fiksatif
Yaitu yang menggambarkan kemampuan media untuk merekam, menyimpan, melestarikan, dan merekonstruksi suatu insiden atau obyek;
2.      Ciri manipulative
Yaitu kamampuan media untuk mentransformasi suatu obyek, insiden atau proses dalam mengatasi persoalan ruang dan waktu. Sebagai contoh, contohnya proses larva menjadi kepompong dan kemudian menjadi kupu-kupu sanggup disajikan dengan waktu yang lebih singkat (atau dipercepat dengan teknik time-lapse recording). Atau sebaliknya, suatu kejadian/peristiwa sanggup diperlambat penayangannya biar diperoleh urut-urutan yang terperinci dari kejadian/peristiwa tersebut;
3.      Ciri distributif,
Yang  menggambarkan kemampuan media mentransportasikan obyek atau insiden melalui ruang, dan secara bersamaan insiden itu disajikan kepada sejumlah besar siswa, di aneka macam tempat, dengan stimulus pengalaman yang relatif sama mengenai insiden tersebut.
Selain itu ada yang beropini bahwa karakteristik media pembelajaran ialah sebagai berikut :
1.      Media Audio
Jenis media yang dipakai dalam proses pembelajaran dengan hanya melibatkan pendengaran peserta didik. Pengalaman berguru yang akan didapatkan adalah dengan mengandalkan indera kemampuan pendengaran.
2.       Media Visual
Jenis media yang dipakai hanya mengandalkan indera penglihatan peserta didik semata-mata, sehingga pengalaman berguru yang diterima peserta didik sangat tergantung pada kemampuan penglihatannya menyerupai buku,  jurnal, poster, globe bumi, peta, foto, alam sekitar dan sebagainyaLanjutan Karakteristik Media …
3.      Media Audio-Visual
Jenis media yang dipakai dalam kegiatan pembelajaran dengan melibatkan pendengaran dan penglihatan sekaligus dalam satu proses atau kegiatan. Pesan dan informasi yang sanggup disalurkan melalui media ini dapat berupa pesan verbal dan nonverbal yang mengandalkan penglihatan maupun pendengaran.
4.      Multimedia
Media yang melibatkan jenis media untuk merangsang semua indera dalam satu kegiatan pembelajaran. Multimedia lebih ditekankan pada penggunaan berbagai media berbasis TIK dan komputer.

2.      Anderson (1976) mengelompokkan media menjadi sepuluh golongan mengidentifikasi media berdasarkan tiga unsure pokok, yaitu suara, visual, dan gerak. Berdasarkan tiga unsure tersebut, Bretz mengklasifikasikan media kedalam delapan kelompokyaitu : 1, media audio, 2. Media cetak, 3. Media visual diam, 4. Media visual gerak, 5. Media audio semi gerak, 6. Media semi gerak, 7. Media audio visual diam, 8. Media audio visual gerak.
a.       Jelaskan klasifikasi media tersebut audio, visual, multi media interaktif beserta contohnya !
Jawab :
1.      Media audio
Media audio berfungsi untuk menyalurkan pesan audio dari sumber pesan ke peserta pesan. Media audio berkaitan akrab dengan indra pendengaran. Contoh  media yang sanggup dikelompokkan dalam media audio diantaranya : radio, tape recorder, telepon, laboratorium bahasa .
2.      Media visual
Media visual yaitu media yang mengandalkan indra penglihat. Media visual dibedakan menjadi dua yaitu media visual diam dan media visual gerak
Media visual membisu contohnya foto, ilustrasi, flashcard,
gambar pilihan dan pecahan gambar, film bingkai, film rngkai,OHP, grafik, bagan, diagram, poster, peta, dan lain-lain. Media visual gerak contohnya gambar-gambar proyeksi bergerak menyerupai film bisu dan sebagainya.
3.      Multimedia interaktif
Suatu aplikasi pembelajaran yang ditujukan untuk menyalurkan pesan pembelajaran berupa pengetahuan, ketrampilan dan perilaku biar sanggup merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan siswa dalam berguru sehingga secara sengaja proses berguru terjadi, bertujuan dan terkendali. Dengan demikian multimedia pembelajaran interaktif ialah media yang dirancang biar siswa sanggup berguru secara mandiri, aktif dan terkendali. Contoh : Memperbesar benda yang sangat kecil dan tidak tampak oleh mata. Dengan pemberian multimedia maka sanggup ditampilkan benda-benda menyerupai kuman, bakteri, elektron, dll. dengan demikian benda-benda tersebut akan gampang dipahami oleh siswa. Contoh lain ialah Menyajikan suatu benda atau insiden yang jauh. melalui multimedia maka guru sanggup menghadirkan obyek-obyek menyerupai planet, bulan, bintang, salju ke dalam ruang kelas. Menyajikan benda atau insiden yang berbahaya. Dengan kemampuan ini maka guru sanggup menyajikan peristiwa-peristiwa yang berbahaya menyerupai ledakan bom, peluncuran roket, letusan gunung berapi, kebakaran, hewan buas, racun, dll.
Anderson (1976) mengelompokkan media menjadi sepuluh golongan sebagai berikut:
No
Gologan Media
Contoh dalam pembelajaran
1
 Audio
 Kaset audio, siaran radio, CID, telepon
2
 Cetak
 Buku pelajaran, modul, brosur, leaflet, gambar
3
 Audio cetak
 Kaset audio yang dilengkapi materi tertulis
4
 Proyeksi visual diam
 Overhead transparansi (OHT), film bingkai (slide)
5
 Proyeksi audio visual diam
 Film bingkai (slide) bersuara.
6
 Visual gerak
 Film bisu
7
Audio visual gerak
Film gerak bersuara, video NCD, televise
8
Obyek fisik
Benda nyata, model, specimen
9
Manusia dan lingkungan
Guru, pustakawan, laboran
10
Komputer
CAI (pembelajaran berbantuan komputer) dan CBI (pembelajaran berbasis komputer)


b.      Jelaskan media-media menurut Henich dan Rudi Bretz
Jawab :
Menurut Heinich and Molenda (2009) terdapat enam jenis dasar dari media pembelajaran, yaitu:
1.      Teks. Merupakan elemen dasar dalam memberikan suatu informasi yang mempunyai aneka macam jenis dan bentuk goresan pena yang berupaya memberi daya tarik dalam penyampaian informasi.
2.      Media audio. Membantu memberikan maklumat dengan lebih berkesan dan membantu meningkatkan daya tarikan terhadap sesuatu persembahan. Jenis audio termasuk bunyi latar, musik, atau rekaman suara, dan lainnya.
3.       Media visual. Media yang sanggup memperlihatkan rangsangan-rangsangan visual menyerupai gambar atau photo, sketsa, diagram, bagan, grafik, kartun, poster, papan buletin, dan lainnya.
4.       Media proyeksi gerak. Termasuk di dalamnya film gerak, film gelang, acara TV, video kaset (CD, VCD, atau DVD).
5.      Benda-benda tiruan atau miniatur. Termasuk di dalamnya benda-benda tiga dimensi yang sanggup disentuh dan diraba oleh siswa. Media ini dibentuk untuk mengatasi keterbatasan baik obyek maupun situasi sehingga proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik.
6.      Manusia. Termasuk di dalamnya guru, siswa, atau pakar atau ahli di bidang atau materi tertentu.
Rudi Bretz (2003) mengidentifikasi jenis-jenis media berdasarkan tiga unsur pokok yaitu suara, visual, dan gerak. Dari ketiga unsur tersebut Bretz mengklasifikasikannya ke dalam tujuh kelompok, yaitu:
1.      Media audio
Alat  media yang isi pesannya hanya diterima melalui indera pendengaran saja.
2.      Media cetak
segala barang yang dicetak yang ditujukan untuk umum atau untuk suatu publik tertentu. Media cetak mempunyai makna sebuah media yang menggunakanbahan dasar kertas atau kain untuk memberikan pesan-pesannya. Unsur-unsur utama adalah tulisan (teks), gambar visualisasi atau keduanya.
3.      Media Visual diam
Media visual membisu ialah media membisu yang di hasilkan dari media fotografi. Misalnya : foto
4.      Media visual gerak
Media visual gerak ialah media yang di hasilkan dari proses perekaman video .
5.      Media audio semi gerak
6.      Media semi gerak
7.      Media audio visual diam dan Media audio visual gerak.

3.      Pemanfaatan media pada dasarnya dimaksudkan untuk membantu biar kegiatan pembelajaran lebih efektif pencapaim tujuan dan efisiensi dalam hal tenaga, waktu, dan beaya. Sayangnya, masih ada yang beranggapan bahwa penggunaan media akan sangat membantu dalam keberhasilan dalam proses pembelajaran, sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai denganmaksimal.
a.      Contoh media proyeksi audio visual diam sebagai salah satu dari sepuluh pengelompokan media yang dilakukan Anderson.
Jawab :
-         Film bingkai (slide)
1.      Media ini berupa film transparan yang di kemas dalam sebuah frame (bingkai)
2.      Berupa positif film, sanggup diproyeksikan dengan memakai slide projektor
3.      Pembuatannya memakai kamera 35 mm
4.      Pemroyeksiannya tidak harus dalam ruang gelap
5.      Dapat di kombinasikan dengan audio-cassate
6.      Pesan sanggup dikemas dalam bentuk gambar, grafis, gambar dan benda
b.      Sebutkan yang termasuk kedalam media grafis sebagai salah satu jenis media yang tidak diproyeksikan
Jawab :
1.      Gambar  atau foto: paling umum digunakan
2.      Sketsa ialah gambar sederhana atau draft bergairah yang melukiskan bab pokok tanpa detail. Dengan sketsa sanggup menarik perhatian siswa, menghindarkan verbalisme, dan memperjelas pesan.
3.      Diagram  / skema: gambar sederhana yang memakai garis dan simbol untuk menggambarkan struktur dari obyek tertentu secara garis besar. Misal untuk mempelajari organisasi kehidupan dari sel samapai organisme.
4.       Bagan / chart : menyajikan inspirasi atau konsep yang sulit sehingga lebih gampang dicerna siswa. Selain itu denah bisa memperlihatkan ringkasan butir-butir penting dari penyajian. Dalam denah sering dijumpai bentuk grafis lain, seperti: gambar, diagram, kartun, atau lambang verbal.
5.       Grafik  : gambar sederhana yang memakai garis, titik, simbol verbal atau bentuk tertentu yang menggambarkan data kuantitatif. Misal untuk mempelajari pertumbuhan.
6.      Kartun/komik/cerita bergambar
7.      Poster
8.      Peta dan globe

4.      Asosiasi Teknologi dan Komunikasi Pendidikan (association of Education and communication technology / AECT) membatasi media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunaan orang untukmenyalurkanpensan / informasi
a.      Jelaskan fungsi semantic, fiksatif, manipulative, dan distributive media pembelajran
Jawab :
1.      Fungsi semantic
Fungsi semantik ialah kemampuan media dalam menambah perbendaharaan kata yang makna atau maksudnya benar-benar di pahami oleh anak didik. Bahasa mencakup lambang (simbol) dari isi yakni pikiran atau perasaan yang keduannya telah menjadi totalitas pesan yang tidak sanggup di pisahkan. Unsur-unsur dasar dari bahasa itu ialah ”kata”. Jadi, gambar harimau di pakai sebagai simbol keberanian. Kata akan bermakna bila telah di tumpuan kepada sejumlah objek tertentu. Manusialah yang memberi makna kepada kata pada konteks pendidikan dan pembelajaran. Gurulah yang menjadi makna pada setiap kata yang di sampaikannya. Bila simbol-sombil kata variabel tersebut hanya merujuk pada benda, maka persoalan komunikasi akan menjadi persoalan yang sederhana. Sehingga guru tidak terlalu sulit untuk menjelaskan.

2.      Fungsi fiksatif
Ciri ini menggambarkan kemampuan media merekam, menyimpan, melestarikan, dan merekonstruksi suatu insiden atau objek. Suatu insiden atau objek sanggup diurut dan disusun kembali dengan media menyerupai fotografi, video tape, audio tape, disket komputer, dan film. 

3.      Fungsi manipulatif
Fungsi manipulatif ini di dasarkan pada ciri-ciri (karakteristik) umum yaitu kemampuan merekam, menyimpan, melestarikan, merekontruksi, dan mentransportasi suatu insiden atau objek. Berdasarkan karakteristik umum ini, media mempunyai dua kemampuan, yakni mengatasi batas-batas ruang dan waktu, mengatasi keterbatasan inderawi. Kemampuan media pembelajaran yang mengatasi ruang dan waktu, yaitu:
a.       Kemampuan media dalam menghadirkan objek atau insiden yang sulit di hadirkan dalam bentuk aslinya.
Contoh: Ketika guru ingin menandakan keadaan musibah menyerupai gunung meletus, mustahil guru menghadirkan keadaan tersebut ke dalam ruang kelas atau bahkan mengajak siswanya pergi ke gunung dan melihat secara pribadi insiden tersebut. Namun, lewat media foto dan video yang ditampilkan, siswa sudah bisa melihat secara nyata keadaan musibah tersebut.
b.      Kemampuan media menjadikan objek atau insiden yang menyita waktu panjang menjadi singkat.
Contoh: Ketika dalam pelajaran IPA mengenai proses pertumbuhan tanaman, tentu untuk memperlihatkan hal tersebut niscaya membutuhkan waktu yang lama. Dengan pemberian media menyerupai buku maupun video, guru sanggup lebih cepat dalam memperlihatkan proses pertumbuhannya.
c.       Kemampuan media dalam menghadirkan kembali objek atau insiden yang telah terjadi.
Contoh : Ketika dalam pelajaran sejarah, guru tidak cukup hanya menceritakan insiden di masa lampau. Untuk menghadirkan kembali insiden dalam sejarah, guru sanggup memperlihatkan foto-foto ataupun memutar film dokumenter. Sehingga siswa seperti diajak bertamasya ke masa lampau.
d.      Kemampuan media pembelajaran dalam mengatasi keterbatasan inderawi manusia, yaitu: Membantu siswa memahami objek yang sulit di amati lantaran terlalu kecil, menyerupai molekul, atom, dan sel.
Contoh: Penggunaan mikroskop atau Lup bisa membantu siswa mengamati dengan terperinci benda yang ukuran kecil atau bahkan sangat kecil.
e.       Membantu siswa dalam memahami objek yang bergerak terlalu lambat atau terlalu cepat.
Contoh : Seperti proses metemorfosis pada kupu-kupu, proses perubahan ulat untuk bermetamorfosis kupu-kupu tentu membutuhkan waktu yang lama. Dengan video perihal metamorphosis atau memperlihatkan gambar proses metamorphosis, tentu siswa tidak perlu menunggu berhari-hari untuk melihat insiden tersebut.
f.         Membantu siswa dalam memahami objek yang membutuhkan kejelasan suara.
Contoh: Seperti cara membaca al quran sesuai dengan kaidah tajwid. Siswa bisa membaca sambil mendengarkan bacaan al quran dari kaset. Hal ini tentunya harus dilakukan hingga sanggup membaca al quran dengan baik dan benar.
g.       Membantu siswa memahami objek yang terlalu kompleks,
Contoh: Guru memakai peta untuk memperlihatkan citra perihal kondisi lingkungan, contohnya seperti: pemukiman, sawah, ladang, pegunungan, sungai, batas wilayah, dll.


4.      Fungsi distributif
Fungsi distributif media pembelajaran berarti bahwa dalam sekali penggunaan satu materi, objek atau kejadian, sanggup diikuti oleh peserta didik dalam jumlah besar (tak terbatas) dan dalam jangkauan yang sangat luas sehingga sanggup meningkatkan efesiensi baik waktu maupun biaya.

b.      Sebutkan manfaat media dalam kegiatan pembelajaran
Jawab :
Dale mengemukakan bahwa manfaat media antara lain:
1.      Meningkatkan rasa saling pengertian dan simpati dalam kelas.
2.       Membuahkan perubahan signifikan tingkah laris siswa.
3.      Menunjukkan hubungan antara mata pelajaran, kebutuhan, dan minat siswa dengan  meningkatnya motivasi belajar.
4.      Membawa kesejukan dan variasi bagi pengalaman berguru siswa.
5.      Membuat hasil berguru lebih bermakna bagi aneka macam kemampuan siswa.
6.      Mendorong pemanfaatan yang bermakna dari mata pelajaran dengan jalan melibatkan imajenasi dan partisipasi aktif yang menjadikan meningkat nya hasil belajar.
7.      Memberikan umpan balik yang diharapkan sehingga sanggup membantu siswa menemukan seberapa banyak telah mereka pelajari.
8.      Melengkapi pengalaman yang kaya dengan pengalaman itu konsep-konsep yang bermakna sanggup dikembangkan.
9.      Memperluas wawasan dan pengalaman siswa yang mencerminkan pembelajaran nonverbalistik dan dan menciptakan generalisasi yang tepat.
10.  Menyakinkan diri bahwa urutan dan kejelasan pikiran yang siswa butuhkan jikalau mereka membangun struktur konsep dan sistem gagasan yang bermakna.
Sudjana dan Rivai mengemukakan manfaat media pembelajaran dalam proses berguru siswa yaitu:
1.      Pembelajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar.
2.      Bahan pembelajaran akan lebih terperinci maknanya sehingga sanggup lebih dipahami oleh siswa sehingga memungkinkannya menguasai dan mencapai tujuan pembelajaran.
3.      Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga, apalagi bila guru mengajar pada setiap jam pelajaran.
4.      Siswa sanggup lebih banyak melaksanakan kegiatan berguru alasannya tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga acara lain menyerupai mengamati, melaksanakan mendemonstrasikan, memamerkan, dll.
Encyclopedi of educational research dalam Hamalik merincikan manfaat media pendidikan sebagai berikut:
1.      Meletakkan dasar-dasar yang faktual untuk berpikir oleh lantaran itu mengurangi verbalisme.
2.      Memperbesar perhatian siswa.
3.      Meletakkan dasar-dasar yang penting untuk perkembangan belajar, oleh lantaran itu menciptakan pelajaran lebih mantap.



Sumber http://lauraerawardani.blogspot.com