Sunday, November 5, 2017

√ Metode Kerja Kelompok


Metode kerja kelompok atau bekerja dalam situasi kelompok mengandung pengertian bahwa siswa dalam satu kelas dipandang sebagai satu kesatuan (kelompok) tersendiri ataupun dibagi atas kelompok-kelompok kecil (sub-sub kelompok). Kelompok bisa dibentuk berdasarkan:
a.    Perbedaan individual dalam kemampuan belajar, terutama jikalau kelas itu sifatnya heterogin dalam belajar.
b.    Perbedaan minat belajar, dibentuk kelompok yang terdiri atas siswa yang punya minat yang sama.
c.    Pengelompokan menurut jenis pekerjaan yang akan kita berikan.
d.    Pengelompokan atas dasar wilayah daerah tinggal siswa yang tinggal da-lam satu wilayah yang dikelompokkan dalam satu kelompokan sehingga memudahkan koordinasi kerja.
e.    Pengelompokan secara random atau dilotre, tidak melihat faktor-faktor lain.
f.    Pengelompokan atas dasar jenis kelamin, ada kelompok laki-laki dan kelompok wanita.


Sebaiknya kelompok menggambarkan yang heterogin, baik dari segi kemapuan berguru maupun jenis kelamin. Hal ini dimaksudkan biar kelompok-kelompok tersebut tidak berat sebelah (ada kelompok yang baik dan ada ke-lompok yang kurang baik) .


Kalau dilihat dari segi proses kerjanya maka kerja kelompok ada dua macam, yaitu kelompok jangka pendek dan kelompok jangka panjang.
1)    Kelompok jangka pendek, artinya jangka waktu untuk bekerja dalam ke-lompok tersebut hanya pada ketika itu saja, jadi sifatnya insidental.
2)    Kelompok jangka panjang, artinya proses kerja dalam kelompok itu bu-kan hanya pada ketika itu saja, mungkin berlaku untuk satu periode tertentu sesuai dengan tugas/masalah yang akan dipecahkan.


Untuk mencapai hasil yang baik, maka faktor yang harus diperhatikan dalam kerja kelompok adalah:
1)    Perlu adanya motif (dorongan) yang berpengaruh untuk bekerja pada setiap anggota.
2)    Pemecahan problem sanggup dipandang sebagai satu unit dipecahkan bersama, atau problem dibagi-bagi untuk dikerjakan masing-masing secara individual. Hal ini bergantung kepada kompleks tidaknya problem yang akan dipecahkan
3)    Persaingan yang sehat antarkelompok biasanya mendoronganak untuk belajar.
4)    Situasi yang menyenangkan antar anggota banyak memilih berahsil tidaknya kerja kelompok.


Sumber:
Anonymus, 2008. Strategi Pembelajaran dan Pemilihannya. Direktorat Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional.



Sumber https://www.asikbelajar.com