Sunday, January 7, 2018

√ Pekan Gawai Dayak Ke-32, Upaya Genjot Wisatawan Di Pontianak


Pekan Gawai Dayak merupakan sebuah bentuk pesta panen masyarakat Suku Dayak di Kalimantan Barat yang telah menjadi tradisi turun temurun. Setiap perayaan Pekan Gawai Dayak masyarakat akan memperlihatkan persembahan berupa banyak sekali hasil bumi kepada Dewi Padi yang telah memperlihatkan hasil panen yang baik. Persembahan akan diberikan doa terlebih dahulu oleh pemangku moral dan dilumuri darah ayam.





Tahun ini Pekan Gawai Dayak memasuki perayaan ke-32, yang mulai resmi dibuka semenjak 20 Mei 2019 lalu. Pembukaan program Pekan Gawai Dayak ke-32 ini dibuka oleh Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, bersama dengan Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Cornelis serta jajaran Forkopimda Kalimantan Barat. Penyelenggaraan program ini dipusatkan di Rumah Randakng, Pontianak, Kalimantan Barat.





Pekan Gawai Dayak sudah menjadi agenda rutin pariwisata tempat Kalimantan Barat. Melalui Dinas Pariwisata setempat, pemerintah telah memperlihatkan pinjaman moril maupun materil demi terealisasi program ini. Pemerintah secara khusus telah menggarkan pendanaan sekitar Rp. 300 juta untuk Pekan Gawai Dayak. Acara ini menjadi andalan pariwisata Kalimantan Barat alasannya terbukti bisa menyedot perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Hal ini akan memperlihatkan pengaruh faktual alasannya akan mempercepat pertumbuhan perekonomian daerah.





Pekan Gawai Dayak merupakan sebuah bentuk pesta panen masyarakat Suku Dayak di  √ Pekan Gawai Dayak Ke-32, Upaya Genjot Wisatawan di Pontianak
(Kompas.com/Yohanes Kurnia Irawan)




Adanya Perayaan Pekan Gawai Dayak ini membuktikan bahwa Kalimantan Barat kaya akan nilai dan budaya. Penyelenggaraan yang bertepatan dengan bulan Ramadhan juga menjadi penanda bahwa pengembangan budaya di kalimantan Barat sarat akan toleransi dan rasa saling menghormati.



Sumber https://phinemo.com