Monday, February 5, 2018

√ 4 Tadisi Menyambut Ramadhan Di Jawa Tengah Yang Harus Kau Tahu


Ramadhan yakni salah satu bulan dalam kalender Hijriah dimana umat muslim diwajibkan untuk menjalankan puasa selama satu bulan penuh. Ramadhan selalu dinanti-nantikan oleh sebagian besar masyarakat muslim di dunia, termasuk Indonesia. Karena ketika Bulan Ramadhan, semua amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Selain itu Ramadhan seolah menjadi momen dimana keluarga sanggup berkumpul bersama.





Jawa Tengah sebagai provinsi yang masih kental dengan tradisinya mempunyai cara unik untuk menyambut Ramadhan. Berikut yakni empat tradisi unik menyambut Ramadhan di Jawa Tengah.





1. Megengan





 yakni salah satu bulan dalam kalender Hijriah dimana umat muslim diwajibkan untuk menjal √ 4 Tadisi Menyambut Ramadhan di Jawa Tengah yang Harus Kamu Tahu
(Instagram/@joeragan_jamboe)




Megengan merupakan tradisi menyambut Ramadhan yang dilaksankan oleh masyarakat Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Megengan dalam bahasa jawa bermakna Menahan. Megengan lebih ibarat mirip pesta rakyat dimana disajikan hiburak kesenian daerah Demak ibarat barongan untuk menghibur masyarakat. Selain itu juga terdapat pasar tiban yang menjual banyak sekali kuliner khas Kabupaten Demak dengan harga yang sangat murah.





2. Dugderan





 yakni salah satu bulan dalam kalender Hijriah dimana umat muslim diwajibkan untuk menjal √ 4 Tadisi Menyambut Ramadhan di Jawa Tengah yang Harus Kamu Tahu
(Instagram/@aslisemarang)




Dugderan merupakan ekspo tahunan dari Kota Semarang yang diadakan seminggu sebelum bulan suci Ramadhan. Dugderan sudah dilaksanakan semenjak tahun 1882 ketika Semarang berada dibawah kepemimpinan R.M. Tumenggung Ario Purbaningrat. Sejak masa kolonial, perayaan dugderan dipusatkan di Masjid Agung Semarang atau Masjid Besar Semarang (Masjid Kauman) yang berada di daerah Kota Lama Semarang erat Pasar Johar. Tahun 2019 ini perayaan dugderan sudah dimulai semenjak 26 April sampai 4 Mei 2019 mendatang.





3. Baratan





 yakni salah satu bulan dalam kalender Hijriah dimana umat muslim diwajibkan untuk menjal √ 4 Tadisi Menyambut Ramadhan di Jawa Tengah yang Harus Kamu Tahu
(Instagram/@kowe_iku_sopo)




Baratan merupakan sebuah tradisi berupa karnaval yang dilaksanakan 15 hari sebelum bulan Ramadhan di Kabupaten Jepara. Baratan secara etimologis berasal dari bahasa Arab yang bermakna berkah atau keselamatan. Tradisi Baratan erat kaitannya dengan sosok Ratu Kalinyamat, Bupati Jepara pertama. Oleh sebab itu penyelanggaraannya dilaksanakan di Masjid Al-Makmur, Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara. Prosesi Baratan dimulai dengan Sholat Maghrib berjamaah dilanjutkan dengan doa-doa kemudian Sholay Isya berjamaah. Setelah itu dilanjutkan dengan kenduri dan kemudian karnaval. Karnaval diikuti oleh banyak sekali kesenian ibarat barongan, reog, dan barongsai. Turut ikut juga rombongan pasukan Kerajaan Kalinyamat serta Ratu Kalinyamat.





4. Dandangan





 yakni salah satu bulan dalam kalender Hijriah dimana umat muslim diwajibkan untuk menjal √ 4 Tadisi Menyambut Ramadhan di Jawa Tengah yang Harus Kamu Tahu
(Instagram/@whyningtas17)




Dandangan merupakan tradisi penyambutan Ramadhan yang berasal dari Kabupaten Kudus. Dandangan dipusatkan di Masjid Menara Kudus yang tak jauh dari Makam Sunan Kudus. Awalnya Dandangan yakni sebuah kebiasaan yang dilakukan oleh para Santri dengan berkumpul di serambi masjid untuk menunggu pengumuman awal puasa dari Sunan Kudus. Kini Dandangan lebih ibarat sebuah pesta rakyat berupa pasar malam dan kirab budaya.



Sumber https://phinemo.com