Takjil: Salah Kaprah Tapi Enak Disantap – AsikBelajar.Com. Bila datang bulan ramadhan kata-kata takjil sering dibicarakan ibu-ibu. Para ibu-ibu tersebut selalu repot menentukan “Takjil” yang lezat disantap untuk disajikan buat keluarga tercinta. Namun sebetulnya ibu-ibu tersebut salah dalam mengartikan istilah Takjil sebenarnya. Ibu-ibu tersebut mengartikan Takjil sebagai kata benda atau benda masakan pembuka puasa. Lalu apa arti Takjil sebenarnya?
Dari beberapa sumber online menyampaikan bahwa Takjil sebetulnya lebih sempurna kalau ditulis dengan TA’JIL alasannya yaitu koma diatas sebagai tanda dari abjad AIN (ع) dalam bahasa Arab. Ta’jil yang sudah biasa ditulis takjil artinya yaitu PENYEGARAN. Yang dimaksudkan penyegaran disini yaitu untuk menuntaskan puasa/membatalkan puasa dengan memakan sesuatu.dan dalam islam dianjurkan sebelum berbuka terlebih dahulu dibatalkan dengan makan makan kecil/bukan makan pokok yang cantik dan menyegarkan, yang dicontohkan rasulullah SAW yaitu Kurma.
Dalam beberapa sumber kesehatan malah menyampaikan perlunya ditinjau ulang menu cantik yang disajikan ketika puasa sanggup memancing gula darah Anda naik. Kaprikornus kita perlu bijak ihwal istilah takjil secara operasional, walau secara tata bahasa kita sudah terlanjur salah kaprah. Kita telah mengubah kata Takjil dari kata sifat menjadi kata benda. Namun secara operasional kita harus berhati-hati dalam penyajiannya. Karena salah saji sanggup mengganggu kesehatan Anda semua. Selamat berpuasa, biar amal dan pahala Anda sanggup diterima Allah SWT, Aamiin YRA.
Sumber https://www.asikbelajar.com