Thursday, February 1, 2018

√ Taktik Pemasaran Produk Untuk Meningkatkan Profit Tanpa Resiko Dalam Bisnis Tour Travel


Seiring dengan berjalannya waktu, kini konsumen semakin cerdas dalam menentukan produk tour travel yang beredar di pasaran. Dahulu seorang pengusaha bisnis tour travel hanya cukup meningkatkan harga jual produknya untuk mendapat laba yang berlipat. Jika hal tersebut dilakukan kini maka yang ada konsumen akan kabur ke rival anda.





Sebenarnya terdapat beberapa cara lain yang sanggup dilakukan untuk meningkatkan profit tanpa harus meningkatkan harga jual. Beberapa tips berikut sanggup menjadi pertimbangan anda untuk memperoleh profit berlipat.





1. Memperhatikan Kapasitas





Dalam bisnis kapasitas yang dimaksud sanggup merujuk banyak hal ibarat karyawan, modal, peralatan, dan resource lainnya. Tanpa pertimbangan kapasitas yang matang, sebuah bisnis tour travel hanya akan mengeksploitasi sumberdaya melebihi batas. Hal ini sanggup berujung pada resiko kesehatan, keselamatan kerja, bahkan pelanggaran terhadap UU Ketenagakerjaan.





2. Menerapkan Strategi Bisnis Upsell





Strategi bisnis upsell dilakukan ketika kondisi pasar tidak memungkinkan untuk anda menaikkan harga jual produk. Upsell sanggup didefinsikan secara sederhana sebagai upaya untuk meningkatkan penjualan. Untuk menjalankan seni administrasi bisnis upsell yang pertama harus dilakukan yaitu dengan meningkatkan produksi. Strategi ini telah sukses dijalankan oleh bisnis minimarket dan restoran cepat saji.





3. Membuat Produk Ekonomis





Jika selama ini bisnis tour travel anda mengeluarkan produk-produk yang relatif mahal dengan kualitas yang tinggi, mulai kini cobalah untuk sedikit menurunkan kualitas biar harga produk menjadi relatif lebih murah. Hal ini dilakukan untuk memperluas pangsa pasar ke segmentasi konsumen menengah kebawah. Strategi ini sukses dijalankan oleh bisnis kosmetik dan makanan, dalam prakteknya mereka yang biasanya mengeluarkan produk dalam kemasan besar akan menciptakan variasi produk dengan kemasan lebih kecil dengan iming-iming lebih ekonomis.





4. Perhatikan Inventori





Beberapa pengusaha beranggapan bahwa kalau semakin banyak produk yang menumpuk di inventori maka semakin baik. Hal ini salah alasannya yaitu akan mengganggu jalannya operasional bisnis. Stok produk di inventori dan produk terjual harus terjaga seimbang biar arus operasional bisnis lancar biar profit sanggup ditingkatkan secara efisien.



Sumber https://phinemo.com