Thursday, June 7, 2018

√ 8 Alasan Menjadi Penulis Perjalanan Tidak Di Minati Traveler

Beberapa orang beranggapan, menjadi penulis perjalanan full-time yakni pekerjaan ‘tak berprospek’, bahkan seringkali hanya disebut sebagai ‘main-main’.


Masih banyak yang ragu kalau traveling bisa menjadi sebuah pekerjaan tetap dan mendatangkan penghasilan.


Selain itu banyak hal yang mungkin menghantui pikiran dan menjadikanmu ragu. Mungkin kau berpikir berhari-hari kau akan hidup sebagai pejalan dan hidup secara nomaden. Beruntung  kalau kau menginap di kamar hotel berbintang nan hangat, makan dengan aneka macam hidangan yang memenuhi setiap sudut meja. Tapi ketika jauh dari keluarga dan kau merindukannya, itu yakni kenyataan sulit yang harus kau hadapi.


Banyak hal yang kau takutkan itu bergotong-royong tak sepenuhnya tepat.


1. Tempat tinggal tak tetap


Saat orang-orang  traveling yakni acara untuk menghibur diri atau sejenak melepas penat dan di waktu-waktu tertentu, mungkin tidak bagi penulis perjalanan.


Bertualang yakni sebuah pekerjaan, dimana terus berpindah dari satu daerah ke daerah lain yakni suatu keharusan. Medan yang ringan atau medan berat, lokasi yang akrab ataupun lokasi yang jauh, biaya yang sedikit atau banyak, inilah bab yang akan kau nikmati.



Tapi percayalah, dari sekian banyak kota yang kau tinggali, akan ada satu atau dua daerah yang akan kau sebut ‘rumah’, satu tempat yang memberimu kenyamanan dan rasa ‘hangat’



Jadi, benar kau akan sering berpindah tempat, namun kau akan tetap mempunyai ‘rumah’ di luar sana.


2. Makan ala kadarnya


Salah! Justru dengan menjadi seorang penulis perjalanan, kau akan banyak merasakan kuliner khas dari kota-kota yang kau singgahi. Bukankah itu akan memperkaya wawasan kau akan dunia kuliner?


Dan kalau kau merupakan seorang yang hebat beradaptasi, jangan kaget kalau warga lokal akan mengeluarkan stok kuliner mereka hanya untuk menjamumu. Mereka akan memberimu yang terbaik yang mereka punya, menyerupai yang dialami Windy Ariestanty di Kampung Sawenduy.


3. Harus meninggalkan keluarga yang hangat


Mungkin benar, namun bertemu dengan orang gres dengan huruf baru, akan menjadi penghiburmu.


Orang-orang yang kau temui di perjalanan sanggup menjadi pengganti keluarga barumu. Keluarga yang sanggup menjadi tempatmu ‘pulang’ di kemudian hari alasannya yakni ‘rumah’ tak selalu daerah lahir dengan orang-orang yang mempunyai relasi darah.


4. “Kamu kurang kreatif, kok daerah itu-itu saja yang kau datangi”


Meski berada dalam satu daerah yang sama, 2 orang penulis kisah perjalanan sanggup saja akan menulis hal yang sangat berbeda perihal daerah tersebut


Berjuta orang yang tiba ke suatu tempat, tentu mereka akan pulang membawa kisah berbeda. Makara tak duduk kasus kalau hanya tempat-tempat tersebut yang dikunjungi.


Namun kau harus cendekia melihat sesuatu dari sudut pandang berbeda. Justru inilah yang menerangkan bahwa para penulis perjalanan yakni orang-orang yang sangat kreatif.


5. Di-‘nyinyiri‘ orang sekitar



Mengembaralah kalau kau ingin mencar ilmu perihal dunia



Kamu begitu luwes berbincang seolah kau sedang membaca buku dan tahu segala isi Lonely Planet. Terkadang hal itu menciptakan orang-orang di sekitar iri dengan keberhasilanmu karena seorang yang berwawasan luas akan menjadi daya pikat menarik.


Rasa iri mereka masuk akal namun tidak lebih dari sekadar bahwa kamulah sumber ide mereka untuk berani melangkah kemudian hari.



6. Karena berwawasan luas, kau menjadi orang kritis, dan dianggap suka mencari sensasi


Banyak mendengar, banyak melihat, dan banyak bercerita yakni hal yang perlu dikuasai untuk menjadi penulis perjalanan. Dengan semua pengetahuan yang kau sanggup di perjalanan, kau tidak sanggup menjadi seorang yang apatis. Kamu perlu menyerukan suara-suaramu. Yakinlah, seorang yang kritis, asal dasarnya kuat, akan lebih disukai dibanding orang ‘pengikut arus’.


7. ‘Main-main kok dibayar’, begitu cemoohan orang


Justru inilah hal yang diinginkan banyak orang. Ketika lahan bermainmu sanggup mengakibatkan suatu pekerjaan dan mendatangkan uang, bukankah itu hal bagus?


Jika masih ragu coba tanyakan semua keraguanmu pada Tekno Bolang Lostpacker, ia telah membuktikannya.


Ini akan menjadi pekerjaan paling menyenangkan sedunia! Biarkan apa kata orang. Kamu hidup mencari uang dari keringatmu sendiri.


***


Berbanggalah, tak semua orang mau dan sanggup menjadi seorang penulis perjalanan full-time. Saat kau menetapkan mendengar bunyi miring dari sekitarmu, kau akan menyesal. Biarkan mereka yang tak suka berkata semau mereka, memutuskan hati untuk terus melangkah dan membuatkan kisah perjalanan.




Sumber https://phinemo.com