Saturday, June 23, 2018

√ Mengapa Traveler Cewek Selalu Kelihatan Ribet

 menyerupai udah menjadi sebuah stereotip tersendiri √ Mengapa Traveler Cewek Selalu Kelihatan Ribet

Foto berasal dari sini



Makhluk Tuhan paling ribet



Karakter ribet pada diri cewek (menurut kacamata cowok) menyerupai udah menjadi sebuah stereotip tersendiri. 


Tapi, kalian para pemuda pernah mikir nggak sih kenapa cewek sanggup seribet itu? Apa alasannya? Apa yang mendasari abjad itu muncul hampir di setiap individu cewek? Jika memang benar ribet, kalian pernah coba buat memahami atau memaklumi nggak apa yang para cewek rasakan? 


Nih kami beri beberapa penjelasannya, kenapa cewek sanggup jadi super ribet kalau mau jalan-jalan:


1. Si Pembawa Barang Banyak


Mungkin beberapa dari kalian para pemuda pernah berpikir “dia bawa apa aja sih? Banyak banget kayak mau pindahan”.


Bagaimanapun keadaannya, ya emang itulah barang-barang kebutuhan para cewek, bukan berarti sebab cewek nggak tahu cara dan teknik packing, tapi jikalau dibandingkan dengan cowok, barang bawaan cewek memang lebih banyak.


Coba pikirkan, para cewek dikodratkan mengalami siklus menstruasi setiap bulannya, di mana ada yang teratur dan tidak teratur alias kadang sanggup tiba secara tiba-tiba. Konsekuensinya, para cewek harus membawa pembalut dan ekstra underwear selama di perjalanan.


Atau lagi nih, para cewek itu, asal kalian tahu aja,  membutuhkan pakaian dalam yang lebih banyak dari cowok! Cowok nggak membutuhkan bra dan tanktop, sedangkan cewek butuh, otomatis akan menambah barang bawaa.


 


2. Si Tukang Dandan


Tidak semua memang, tapi beberapa diantara kaum kami memang suka bersolek walaupun berada di luar ruangan. Bukan sebab kami itu centil, tapi kami suka terlihat fresh walaupun tersengat matahari secara langsung.


Kami tidak suka terlihat pucat atau kusam ketika berkunjung dan bertemu orang-orang gres ketika traveling, apalagi ketika mengabadikan momen dengan foto, walaupun suka berdandan, tapi kami pun tahu batasan-batasan berdandan, kami tahu caranya membedakan bara berdandan ke pesta atau dikala traveling.


3. Si Bawel


Kami sering mengoceh dan berkomentar bukan hanya sekedar meramaikan tanpa isi, kami hanya ingin mengemukakan pendapat. Mungkin cara kami yang agak berisik “lebay” dalam mengemukakan pendapat, tapi kami hanya ingin didengar dan melengkapi, tidak hanya dianggap sebagai followers dalam perjalanan.


4. Si Tukang Belanja


Jika berkunjung ke suatu tempat yang belum pernah didatangi, para cewek cenderung absurd dan kalap dalam hal belanja dibandingkan dengan cowok, biasanya. Tapi apa yang kami lakukan tidak hanya sekedar memberi makan napsu konsumtif belaka, kami memilah-milah mana benda yang sekiranya tidak dijumpai di tempat asal.


Kami juga cukup berakal dalam memanajemen keuangan, sehingga kami hanya membeli cindera mata untuk kenang-kenangan, belum tentu kami sanggup tiba ke tempat ini lagi dan kami hanya ingin menunjukkan oleh-oleh untuk sobat atau keluarga di rumah.


5. Si Sensitif


Tidak setiap waktu seorang cewek itu sensitif, biasanya kami sensitif di waktu-waktu tertentu. PMS (premenstrual syndrome) misalnya, akhir efek si hormon serotonin ini, kestabilan emosi kami akan sedikit terganggu.


Percayalah para cowok, sensitif bukan jenis emosi yang kami kehendaki, ini ialah salah satu kodrat yang kami terima sebagai keturunan hawa. Kami Cuma butuh pengertian di saat-saat menyerupai ini, sebab cewek cenderung berpikir ke arah perasaan dan pemuda ke logika, maka mengertilah dan maklumilah kami.


6. Fisik yang Tidak Lebih Kuat dari Cowok


Saya akui memang beberapa di antara kami terkadang cepat lelah, bukan sebab manja, tapi memang keadaan yang tidak kami inginkan inilah yang terkadang dirasakan terutama bagi traveler cewek yang gres pertama kali melaksanakan traveling, mungkin belum terbiasa denga keadaan outdoor.


Tapi bergotong-royong harapan traveling kami tidak seburuk atau selemah yang kalian pikirkan, kami juga mempunyai hasrat traveling yang harus dipenuhi sebagai hobi, sedikit bersabarlah kalian, kami hanya butuh pembiasaan keadaan dan kami akan segera terbiasa dengan cuaca super panas, bawaan berat, perjalanan jauh, dan perubahan cuaca.


7. Si Pemilih


Sebagian cewek menganggap berat tubuh ialah hal yang sangat penting dan haram hukumnya untuk dilupakan, sebagian lagi sanggup menikmati segala macam kuliner dengan senang tanpa ada pikiran “takut gemuk”. Setiap cewek memang mempunyai ketakutan tersendiri tersendiri terhadap perubahan bentuk tubuh. Efeknya, sebagian dari kami tidak sanggup menikmati kuliner khas tempat tertentu yang dianggapnya berlemak dan mengandung kolesterol.


Bukan berarti kami tidak solid atau menghargai kesamaan dari apa yang kalian makan, tapi bagi sebagian di atara kami menjaga contoh makan ialah hal wajib dilakukan walaupun dalam keadaan traveling sekalipun.


Itulah beberapa bocoran dan sebagian curahan hati kami untuk para traveler pemuda biar tidak terjadi kesahalpahaman atau muncul stereotip terhadap traveler cewek yang sudah dianggap “ribet”. Kami selalu mencoba menghargai kalian, tapi cobalah untuk mengerti keadaan kami. Perbedaan itu indah bukan? Apalagi jikalau sanggup saling melengkapi.



Sumber https://phinemo.com