Monday, June 26, 2017

√ Siapakah Yang Perlu Meneliti?

AsikBelajar.Com | Dahulu, apabila mendengar kata ”penelitian”, orang sering membayangkan suatu kesibukan di laboratorium. Seorang hebat sedang asyik mengamati reaksi zat-zat yang dicampur di tabung reaksi, atau dalam labu didih, tabung Erlenmeyer, atau alat-alat lain yang serba rumit. Dengan demikian, maka penelitian ialah suatu aktivitas monopoli para ahli.


Memang apa yang dibayangkan orang-orang menyerupai disebutkan itu ada betulnya, tetapi tidak seluruhnya betul. Orang-orang di laboratorium memang sedang melakukan penelitian, penyelidikan di dalam bidang ilmu pengetahuan alam. Akan tetapi penelitian bukan hanya boleh dan sanggup dilakukan di bidang ilmu pengetahuan alam saja. Penelitian sanggup dilakukan di seluruh bidang ilmu.


Namun demikian, masih banyak orang bakir yang beranggapan bahwa meneliti ialah kiprah para ahli, profesor, doktor. Sangat disayangkan apabila anggapan semacam itu merembes ke mahasiswa. Pada waktu belum ada ekuivalen tesis atau ekuivalen skripsi, mahasiswa masih serius mempelajari metodologi penelitian sebab akan merupakan bekal untuk mengadakan penelitian dalam rangka penulisan skripsi atau tesisnya. Setelah mereka diperbolehkan mengambil ekuivalen skripsi atau ekuivalen tesis, kemudian beranggapan bahwa ilmu ihwal penelitian tidak diharapkan lagi. Mereka Iupa atau mungkin belum menyadari bahwa siapa pun boleh meneliti bahkan dengan tegas dikatakan bahwa sarjana harus sanggup meneliti, sebab hanya dengan penelitianlah ilmu sanggup dikembangkan secara ilmiah.


Seorang hebat masak menciptakan masakan ringan elok dengan materi sekian ons terigu, sekian butir telur, sekian ons gula pasir, sekian ons mentega, dan bahan-bahan Iain. Setelah melalui proses pembuatan, kemudian diperoleh sebuah masakan ringan elok yang lezat. Ahli masak tersebut tidak puas dengan hasil pekerjaannya itu. la selalu berpikir mencari nalar bagaimana supaya diperoleh masakan ringan elok yang lebih, enak lagi dengan bahan-bahan yang jumlahnya sama, atau bila sanggup dengan materi yang lebih sedikit sehingga biayanya lebih murah. Ahli masak ini bekerjsama juga sedang mengadakan penelitian. Tetapi tidak melalui mekanisme yang jelas, dan tidak melaporkan akhirnya dalam bentuk tulisan.


AhIi-ahli lain, mulai dari tukang sepatu, pabrik rokok, tukang pakaian konfeksi hingga ke ahli-ahli yang menangani bom neutron dan voyager, semuanya sedang mengadakan penelitian, walaupun mekanisme dan kualitas penelitiannya berbeda-beda.


Seorang guru memiliki kiprah mendidik dan mengajar. la membantu si anak didik. Ia selalu berusaha supaya kadar bantuannya sanggup meningkat sehingga diperoleh hasil yang lebih baik. Usahanya ada bermacam-macam. Mungkin ia menunjukkan motivasi berguru yang banyak. Mungkin ia mengganti metode yang ia gunakan untuk menerangkan. Mungkin menambah alat peraga dan sebagainya.


Barangsiapa ingin meningkatkan hasil untuk apa saja yang sedang ia tekuni, membutuhkan aktivitas penelitian.


Suatu hal yang menggembirakan dunia ilmu ialah adanya Iomba karya ilmiah yang diselenggarakan oleh pemerintah untuk para pelajar dan mahasiswa. Kegiatan tersebut mau tidak mau harus dikaitkan dan bahkan didasarkan atas kerja penelitian. Pekerjaan meneliti ini benar-benar mengasyikkan, khususnya bagi mereka yang gemar menggeluti ilmu.


Sumber:

Arikunto, Suharsimi. 2014. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Hal. 1-2.



Sumber https://www.asikbelajar.com