Wednesday, November 29, 2017

√ Asal-Usul Sambal, Pendamping Wajib Untuk Semua Makanan Nusantara


Siapa yang tak mengenal sambal, olahan cabe dengan banyak sekali rempah-rempah yang menjadi pendamping wajib untuk semua makanan nusantara. Sambal yaitu pembangkit selera makan, bahkan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia rasanya tak makan jikalau tak ada sambal. Sambal dibentuk dari materi utama cabe yang mempunyai cita rasa pedas yang khas.





Tahukah kamu, ternyata asal-usul sambal awalnya dibentuk pertama kali tidak memakai cabe melainkan jahe. Hal ini diungkapkan eksklusif oleh Sejarawan Kuliner Fadly Rahman ketika dihubungi oleh Kompas.com. Dalam penjelannya, Fadly mengungkapkan bahwa pendapat tersebut didasarkan atas temuan prasasti kuno oleh para arkeologi.





Prasati tersebut menyebutkan istilah “Sambel“, namun komposisinya berbeda dengan yang dikenal ketika ini. Jahe dipakai sebagai pemedas dalam pembuatan sambal dengan cara digerinda atau digiling dengan wadah watu yang sekarang disebut cobek. Bahan lain yang lalu dikembangkan menjadi pemedas dalam sambal yaitu cabe jawa atau andaliman, dan lada.





Cabai lalu menjadi materi utama untuk menciptakan sambal sesudah kedatangan bangsa Portugis ke Indonesia pada era ke-15 sampai 16 Masehi. Setelah cabe diperkenalkan, sambal dibentuk dengan cabe tidak lagi dari jahe, andaliman, maupun lada. Pengaruh budaya aneh lalu juga ikut mensugesti khazanah makanan nusantara.





Indonesia sampai sekarang mempunyai ratusan jenis sambal yang khas dari banyak sekali daerah. Beberapa diantaranya yaitu Sambal Cabe Ijo dari Sumatera Barat, Sambal Matah dari Bali, Sambal Dabu-dabu dari Manado, dan Sambal Colo-colo dari Maluku.



Sumber https://phinemo.com