Monday, December 4, 2017

√ Model Penilaian Cipp


Model Evaluasi CIPP – AsikBelajar.Com.  Model penilaian CIPP yang dikemukakan oleh Stufflebeam & Shinkfield (1985) ialah sebuah pendekatan penilaian yang berorientasi pada pengambil keputusan (a decision oriented evaluation approach structured) untuk menunjukkan pinjaman kepada direktur atau leader pengambil keputusan. Stufflebeam mengemukakan bahwa hasil penilaian akan menunjukkan alternatif pemecahan duduk kasus bagi para pengambil keputusan. Model penilaian CIPP ini terdiri dari 4 hurup yang diuraikan sebagai berikut:



  • a. Contect evaluation to serve planning decision. Seorang evaluator harus cermat dan tajam memahami konteks penilaian yang berkaitan dengan merencanakan keputusan, mengidentifikasi kebutuhan, dan merumuskan tujuan program.

  • b. Input Evaluation structuring decision. Segala sesuatu yang besar lengan berkuasa terhadap proses pelaksanaan penilaian harus disiapkan dengan benar. Input penilaian ini akan menunjukkan pinjaman supaya sanggup menata keputusan, memilih sumber-sumber yang dibutuhkan, mencari banyak sekali alternatif yang akan dilakukan, memilih planning yang matang, menciptakan seni administrasi yang akan dilakukan dan memperhatikan mekanisme kerja dalam mencapainya.

  • c. Process evaluation to serve implementing decision. Pada penilaian proses ini berkaitan dengan implementasi suatu program. Ada sejumlah pertanyaan yang harus dijawab dalam proses pelaksanaan penilaian ini. Misalnya, apakah planning yang telah dibentuk sesuai dengan pelaksanaan di lapangan? Dalam proses pelaksanaan jadwal adakah yang harus diperbaiki? Dengan demikian proses pelaksanaan jadwal sanggup dimonitor, diawasi, atau bahkan diperbaiki.

  • d. Product evaluation to serve recycling decision. Evaluasi hasil dipakai untuk memilih keputusan apa yang akan dikerjakan berikutnya. Apa manfaat yang dirasakan oleh masyarakat berkaitan dengan jadwal yang digulirkan? Apakah mempunyai imbas dan dampak dengan adanya jadwal tersebut? Evaluasi hasil berkaitan dengan manfaat dan dampak suatu jadwal sehabis dilakukan penilaian secara secama. Manfaat model ini untuk pengambilan keputusan (decision making) dan bukti pertanggung balasan (accountability) suatu jadwal kepada masyarakat. Tahapan penilaian dalam model ini yakni penggambaran (delineating), perolehan atau temuan (obtaining), dan penyediakan (providing) bagi para pembuat keputusan.




Sumber https://www.asikbelajar.com