Sunday, February 4, 2018

√ Klarifikasi Dan Rujukan Penggunaan Kalimat Aktif Dan Pasif Dalam Wacana

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana - Berdasarkan subjeknya, kalimat dibagi ke dalam dua jenis yaitu, kalimat aktif dan kalimat pasif. Kalimat aktif yaitu kalimat dimana subjek memperlihatkan tindakan terhadap objek. Sedangkan, kalimat pasif yaitu kalimat dimana subjek yang menerima tindakan dari objek.

Kedua jenis kalimat ini sering sekali dipakai dalam aneka macam bentuk tulisan, ibarat esai, wacana, laporan penelitian, bahkan tulisan-tulisan yang mengandung estetika, contohnya puisi, cerpen, dan lain-lain. Penggunaan tersebut bertujuan untuk menambah variasi kalimat, sehingga penulisan karya tulis tersebut menjadi lebih baik. 


Ciri-ciri Kalimat Aktif dan Pasif


Untuk menemukan penggunaan kalimat aktif dan pasif, ada baiknya kita mempelajari terlebih dahulu ciri-ciri kedua jenis kalimat ini. Di bawah ini yaitu ciri-ciri kalimat aktif dan pasif.

Kalimat Aktif
  1. Subjek memperlihatkan tindakan pribadi terhadap objek
  2. Menggunakan kata kerja yang berimbuhan me- atau ber-
  3. Berpola S P O atau S P O K
Contoh:
Ibu menyiram flora di kebun bunga.

Kalimat Pasif
  1. Objek memperlihatkan tindakan terhadap subjek 
  2. Menggunakan kata kerja yang berimbuhan di-, ter, atau ke-an
  3. Biasanya memakai kata oleh, atau dengan
Contoh:
Tanaman disiram oleh ibu di kebun bunga. 


Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana


Seperti pada artikel yang pernah kita bahas sebelumnya, perihal yaitu serangkaian kalimat yang membentuk suatu kesatuan gagasan utama yang utuh. Salah satu ciri-ciri dari perihal yaitu tersusun dari kalimat-kalimat yang bersifat padu atau saling mendukung. Sedangkan ciri dari suatu goresan pena yang baik yaitu variatif. 

Oleh lantaran itu, penggunaan kalimat aktif dan pasif perlu dipakai dalam menulis sebuah wacana, sehingga perihal tersebut menjadi goresan pena yang indah dan gampang dimengerti oleh pembaca. Berikut ini yaitu pola perihal yang memakai kalimat aktif dan pasif.

Advertisement
Contoh:



Mencegah Kerusakan Mata dengan Buah Pisang

Buah yang satu ini ternyata tidak hanya mempunyai rasa yang enak, tetapi juga mempunyai manfaat yang sangat banyak. Tanpa kita sadari, Buah yang digemari oleh masyarakat luas ini sanggup memperlihatkan efek positif bagi badan kita. Salah satunya yaitu mata, mata kita akan dijaga kesehatannya oleh si kuning panjang ini.

Buah pisang bermanfaat sebagai penjaga kesehatan mata dikarenakan buah ini mempunyai sejumlah vitamin A yang larut dalam lemak. Vitamin A yang masuk ke dalam badan tersebut akan dilarutkan oleh lemak dan dibawa menuju organ mata. Di sanalah senyawa ini memperlihatkan nutrisi kepada membran yang mengelilingi mata. Membran tersebut merupakan komponen dari salah satu protein yang membawa cahaya masuk ke kornea. 

Jika membran ini terus diberi asupan oleh senyawa larutan vitamin A, maka mata akan tetap terjaga daya akomodasiya. Akibatnya, mata tidak akan cepat rabun. Selain itu, kandungan alpha karoten dan beta karoten di dalam buah pisang sangat berkhasiat untuk menjaga kesehatan mata setiap harinya. Bahkan asupan vitamin A yang cukup ke dalam organ mata juga sanggup mengurangi risiko kebutaan terhadap mata yang merupakan organ yang sangat penting untuk penglihatan kita sehari-hari. Oleh lantaran itu, mata harus dijaga dengan mengkonsumsi vitamin A dalam jumlah yang banyak.

Pada umumnya, perempuan membutuhkan 700 mikro gram vitamin A, dan laki-laki membutuhkan 900 mikro gram setiap harinya. Sedangkan sebuah pisang sebesar 6 inci, mempunyai sekitar 10 mikro gram vitamin A. Oleh lantaran itu, dalam sehari buah pisang harus dikonsumsi oleh insan sebanyak 7 buah pisang, semoga kesehatan mata tetap terjaga.  



Wacana di atas gampang di pahami, Bukan? Hal ini lantaran susunan kalimatnya yang padu dan variatif. Berikut ini yaitu kalimat aktif dan pasif yang sanggup ditemukan dalam perihal tersebut.

Kalimat aktif. 

  1. Buah yang satu ini ternyata tidak hanya mempunyai rasa yang enak, tetapi si kuning panjang ini mempunyai manfaat yang sangat banyak.
  2. Buah ini memperlihatkan efek positif bagi kesehatan kita.
  3. Di sanalah senyawa ini memperlihatkan nutrisi kepada membran yang mengelilingi mata.
  4. Bahkan asupan vitamin A yang cukup ke dalam organ mata juga mengurangi risiko kebutaan terhadap mata
  5. Pada umumnya, perempuan membutuhkan 700 mikro gram vitamin A, dan laki-laki membutuhkan 900 mikro gram setiap harinya.
  6. Sedangkan sebuah pisang sebesar 6 inci, mempunyai sekitar 10 mikro gram vitamin A.


Kalimat Pasif

  1. Buah yang digemari oleh masyarakat luas ini …
  2. Salah satunya yaitu mata kita yang dijaga kesehatannya oleh buah yang satu ini.
  3. Vitamin A yang masuk ke dalam badan akan dilarutkan oleh lemak dan dibawa menuju organ mata.
  4. Jika membran ini terus diberi asupan oleh senyawa larutan vitamin A, maka mata akan tetap terjaga daya akomodasiya.
  5. Oleh lantaran itu, dalam sehari buah pisang harus dikonsumsi oleh insan sebanyak 7 buah pisang, semoga kesehatan mata tetap terjaga. 

Sumber http://www.kelasindonesia.com