Showing posts with label Uji Instrumen. Show all posts
Showing posts with label Uji Instrumen. Show all posts

Saturday, July 14, 2018

√ Uji Validitas Data Dengan Corrected Item-Total Correlation Dalam Spss

Uji Validitas Data dengan Corrected Item-Total Correlation dalam SPSS | Setelah beberapa waktu kemudian saya memposting mengenai uji validitas data dengan SPSS rumus Pearson Product Momen, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai rumus yang lain yaitu dengan corrected-item total correlation. Seperti yang kita ketahui bahwa secara umum uji validitas dilakukan untuk mengetahui sejauhmana angket yang dipakai benar-benar valid untuk mengukur variabel dalam penelitian kuantitatif. Analisis data dengan corrected-item total correlation dilakukan dengan cara mengkorelasikan masing-masing skor item dengean skor total dan melaksanakan hubungan terhadap nilai koefisien hubungan yang overestimasi. 

Perhitungan validitas angket dengan corrected-item total correlation tidak cocok dipakai pada item yang jumlahnya sedikit, alasannya yaitu pada item yang jumlahnya banyak penggunaan hubungan bivariate pengaruh overestimate yang dihasilkan tidak terlalu besar. Menurut Widiyanto (2010:38-40) Teknik corrected-item total correlation secara teoritis memakai rumus hubungan terhadap pengaruh spurious overlap.

DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN | Adapun dasar pengambilan keputusan dalam uji validitas adalah:
  1. Jika nilai Corrected-Item Total Correlation [rhitung] > rtabel, maka item pertanyaan atau pernyataan dalam angket berkorelasi signifikan terhadap skor total (artinya item angket dinyatakan valid).
  2. Jika nilai Corrected-Item Total Correlation [rhitung] < rtabel, maka item pertanyaan atau pernyataan dalam angket tidak berkorelasi signifikan terhadap skor total (artinya item angket dinyatakan tidak valid).

Selanjutnya kita akan melaksanakan praktek uji validitas data dengan SPSS untuk rumus corrected-item total correlation. Misalkan [hanya contoh] saya memiliki data penelitian sebagai berikut:

Uji Validitas Data dengan Corrected Item √ Uji Validitas Data dengan Corrected Item-Total Correlation dalam SPSS

[Download Data Praktek]

LANGKAH-LANGKAH | Dari data di atas, kita melaksanakan langkah-langkah untuk Uji Validitas Corrected-Item Total Correlation dengan SPSS

1. Buka lembar kerja gres dalam agenda SPSS anda. Lalu klik Variable View pada SPSS Data Editor. Pada bab Name tulis dengan item_1 hingga dengan item_5, selanjutnya pada bab Decimals ganti dengan 0, untuk pilihan yang lainnya biarkan tetap apa adanya. Lihat gambar dibawah ini

Uji Validitas Data dengan Corrected Item √ Uji Validitas Data dengan Corrected Item-Total Correlation dalam SPSS

2. Klik Data View pada SPSS Data Editor. Masukkan data-data yang sudah, pada kolom item_1 hingga item_5 sesuai dengan data angket yang diperoleh. Lihat gambar

Uji Validitas Data dengan Corrected Item √ Uji Validitas Data dengan Corrected Item-Total Correlation dalam SPSS

3. Dari sajian utama SPSS, pilih sajian Analyze, kemudian pilih sub sajian Scale - Reliability Analysis

Uji Validitas Data dengan Corrected Item √ Uji Validitas Data dengan Corrected Item-Total Correlation dalam SPSS

4. Klik dan masukkan semua variabel (item_1 hingga dengan item_5) ke dalam kotak Items di sebelah kanan dengan mengklik tanda panah

Uji Validitas Data dengan Corrected Item √ Uji Validitas Data dengan Corrected Item-Total Correlation dalam SPSS

5. Klik Statistics, pada Descriptives for beri tanda centang pada Scale if item deleted. Klik Continue

Uji Validitas Data dengan Corrected Item √ Uji Validitas Data dengan Corrected Item-Total Correlation dalam SPSS

6.Kemudian klik Ok untuk mengakhiri perintah. Lihat gambar output

Uji Validitas Data dengan Corrected Item √ Uji Validitas Data dengan Corrected Item-Total Correlation dalam SPSS

MEMAKNAI HASIL OUTPUT | Dari hasil output di atas, sanggup dilihat pada kolom Corrected Item-Total Correlation. Inilah nilai hubungan yang di dapat. Nilai ini kemudian kita bandingkan dengan rtabel, rtabel dicarai pada signifikasi 0,05 atau 5% dengan jumlah (n) = 20, maka di sanggup rtabel sebesar 0,444 (Donwlaod Distribusi nilai r tabel).

Kita lihat hasil pada item_1 mendapat Corrected Item-Total Correlation sebesar 0,673. Maka nilai Corrected Item-Total Correlation pada item_1 lebih besar dari nilai rtabel atau 0,711 > 0,444. Artinya item soal no 1 sanggup dikatakan valid atau layak untuk dijadikan angket penelitian. Cek masing-masing nilai Corrected Item-Total Correlation pada item berikutnya dan bandingkan dengan nilai rtabel. Demikian Uji validitas data dengan SPSS memakai rumus Corrected-Item Total Correlation semoga bermanfaat. Selanjutnya akan di bahas mengenai Uji Reliabilitas

Revisi pada : RABU, 08 MARET 2017

[Search : Uji Validitas Data dengan Corrected Item-Total Correlation dalam SPSS, Cara Melakukan Uji Validitas Corrected Item-Total Correlation dengan Program SPSS versi 21]
[Sumber Rujukan : Widiyanto, Joko. 2012. SPSS For Windows. Surakarta: Badan Penerbit-FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta]

Sumber http://www.konsistensi.com

Monday, July 2, 2018

√ Uji Reliabilitas Data Dengan Spss

Uji Reliabilitas Data dengan SPSS | Reliabilitas merupakan penerjemahan dari kata reliability yang mempunyai asal kata rely dan ability. Pengukuran yang mempunyai reliabilitas tinggi disebut sebagai pengukuran yang reliabel. Reliabilitas mempunyai banyak sekali makna lain menyerupai kepercayaan, keteladanan, keajegan, kestabilan, konsistensi dan sebagainya, namun inspirasi pokok yang terkandung dalam konsep reliabilitas yaitu sejauhmana suatu hasil pengukuran sanggup dipercaya. Sedangkan angket dikatakan reliabel bila tanggapan responden terhadap pertanyaan yaitu konsisten atau stabil dari waktu ke waktu.

Uji reliabilitas dipakai untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat pengukur yang dipakai sanggup mendapatkan amanah dan tetap konsisten bila pengukuran tersebut diulang. Dalam jadwal SPSS metode yang sering dipakai untuk uji reliabilitas yaitu dengan memakai metode Alpha Cronbach’s. Dengan rumus sebagai berikut:

 Reliabilitas merupakan penerjemahan dari kata reliability yang mempunyai asal kata rely d √ Uji Reliabilitas Data dengan SPSS

Uji dilakukan pada taraf signifikasi a sebesar 0,05. Instrumen sanggup dikatakan reliabel bila nilai Cronbach's Alpha lebih besar dari r tabel. Namun ada juga teori lain yang menyatakan bila nilai Cronbach's Alpha harus lebih besar dari 0,60 gres sanggup dipastikan bahwa instrument tersebut reliabel.

LANGKAH-LANGKAH UJI RELIABILITAS DENGAN SPSS

Sebelum masuk pada bab langkah-langkah uji reliabilitas, idealnya instrumen penelitian atau angket harus di uji validitas terlebih dahulu. Baik, untuk mempersingkat pembahasan kita kali ini, pribadi saja simak langkah-langkah uji reliabilitas dengan memakai jadwal SPSS. Berikut saya tunjukkan data penelitian yang akan saya uji dalam artikel kali ini.

 Reliabilitas merupakan penerjemahan dari kata reliability yang mempunyai asal kata rely d √ Uji Reliabilitas Data dengan SPSS


1. Buka lembar kerja gres dalam jadwal SPSS anda. Kemudian klik Variable View pada SPSS Data Editor, pada bab Name tulis dengan item_1 hingga dengan item_5, selanjutnya pada bab Decimals ganti dengan angka 0. Lihat gambar dibawah ini.

 Reliabilitas merupakan penerjemahan dari kata reliability yang mempunyai asal kata rely d √ Uji Reliabilitas Data dengan SPSS

2. Selanjutnya klik Data View, dan input data penelitian yang akan di uji reliabilitas.

 Reliabilitas merupakan penerjemahan dari kata reliability yang mempunyai asal kata rely d √ Uji Reliabilitas Data dengan SPSS

2. Dari hidangan utama SPSS, pilih hidangan Analyze, kemudian pilih sub hidangan Scale – Reliability Analysis...

 Reliabilitas merupakan penerjemahan dari kata reliability yang mempunyai asal kata rely d √ Uji Reliabilitas Data dengan SPSS

3. Maka akan muncul kotak dialog, kemudian bloc dan masukkan semua variabel yang sudah dinyatakan valid dalam uji sebelumnya ke kotak Items, kemudian klik Statistics

 Reliabilitas merupakan penerjemahan dari kata reliability yang mempunyai asal kata rely d √ Uji Reliabilitas Data dengan SPSS

4. Pada Descriptives For klik Scale if item deleted, kemudian klik Continue

 Reliabilitas merupakan penerjemahan dari kata reliability yang mempunyai asal kata rely d √ Uji Reliabilitas Data dengan SPSS

5. Terakhir klik Ok untuk mengakhiri perintah, maka tampilan outputnya sebagai berikut ini.

 Reliabilitas merupakan penerjemahan dari kata reliability yang mempunyai asal kata rely d √ Uji Reliabilitas Data dengan SPSS

 Reliabilitas merupakan penerjemahan dari kata reliability yang mempunyai asal kata rely d √ Uji Reliabilitas Data dengan SPSS

 Reliabilitas merupakan penerjemahan dari kata reliability yang mempunyai asal kata rely d √ Uji Reliabilitas Data dengan SPSS

INTERPRETASI OUTPUT RELIABILITAS

Dari hasil output di atas diperoleh nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,799, nilai ini kemudian kita bandingkan dengan nilai r tabel, r tabel di cari pada signifikasi 0,05 dengan uji 2 sisi dan jumlah data (n) = 20 [Download Distribusi Nilai r tabel] maka di sanggup r tabel sebesar 0,444. Oleh alasannya nilai r = 0,799 > r tabel = 0,444 maka sanggup disimpulkan bahwa item-item tersebut reliabel.

Sementara itu, bila nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,799 dibandingkan dengan 0,60, tetap saja nilai tersebut masih lebih besar, karenanya kesimpulan uji tetap sama yakni instumen penelitian yaitu reliabel.

Sekian artikel dengan judul uji reliabilitas data dengan SPSS, Semoga sanggup bermanfaat. Selanjutnya akan dibahas wacana Uji Normalitas dengan SPSS

Revisi : Kamis. 09 Maret 2017

[Search : Uji Reliabilitas Data dengan SPSS, Cara melaksanakan Uji Reliabilitas Data Statistik dengan Program SPSS]
[Source : Widiyanto, Joko. 2012. SPSS For Windows. Surakarta: Badan Penerbit-FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta]
[Img : Dokumen SPSS]

Sumber http://www.konsistensi.com

Sunday, July 1, 2018

√ Uji Validitas Data Dengan Rumus Pearson Spss

Uji Validitas Data dengan Rumus Pearson SPSS | Sebuah penelitian kuantitatif yang memakai teknik pengumpulan data dengan anget, maka melaksanakan uji validitas merupakan suatu keharusan. Tujuan uji vaiditas secara umum ialah untuk mengetahui apakah angket yang dipakai benar-benar valid untuk mengukur variabel yang diteliti. Secara umum ada dua rumus atau cara Uji Validitas yaitu dengan Korelasi Bevariate Pearson dan Correlated Item-Total Correlation. Korelasi Bevariate Pearson ialah salah satu rumus yang sanggup dipakai untuk melaksanakan uji validitas data dengan aktivitas SPSS. Menurut Widiyanto (2010:34-37) koefisien hubungan dalam uji validitas sanggup dilakukan dengan rumus pearson dengan angka berangasan sebagai berikut:

Uji Validitas Data dengan Rumus Pearson SPSS √ Uji Validitas Data dengan Rumus Pearson SPSS

Keterangan:
rxy : koefisien korelasi
x : skor item
y : skor total
n : banyaknya subjek

Dasar pengambilan keputusan dalam uji validitas adalah:

  1. Jika nilai rhitung > rtabel, maka item pertanyaan atau pernyataan dalam angket berkorelasi signifikan terhadap skor total (artinya item angket dinyatakan valid).
  2. Jika nilai rhitung < rtabel, maka item pertanyaan atau pernyataan dalam angket tidak berkorelasi signifikan terhadap skor total (artinya item angket dinyatakan tidak valid).

Setelah kita mengatahui teorinya mari kita melaksanakan praktek! Misal saya memiliki data angket Konsentrasi Belajar sebagai berikut:

Uji Validitas Data dengan Rumus Pearson SPSS √ Uji Validitas Data dengan Rumus Pearson SPSS

[Download data Validitas Pearson]

Dari data di atas saya akan melaksanakan uji validitas untuk mengetahui apakah item atau pertanyaan-pertanyaan angket Konsentrasi mencar ilmu tersebut valid atau tidak.

Langkah-langkah Uji Validitas Data Dengan Rumus Pearson SPSS adalah:
1. Buka lembar kerja gres aktivitas SPSS, kemudian klik Variable View pada SPSS Data Editor. Pada bab nama tulis dengan item_1 hingga dengan item_5 dan skor_total selanjutnya pada bab Decimals ganti dengan 0. Lihat gambar

Uji Validitas Data dengan Rumus Pearson SPSS √ Uji Validitas Data dengan Rumus Pearson SPSS

2. Klik Data View pada SPSS Data Editor. Masukkan data-datanya, pada kolom item_1 hingga skor total sesuai dengan data angket yang diperoleh. Lihat gambar

Uji Validitas Data dengan Rumus Pearson SPSS √ Uji Validitas Data dengan Rumus Pearson SPSS

3. Dari sajian utama SPSS, pilih Anayze, kemudian pilih sub sajian Correlate, kemudian pilih Bivariate

Uji Validitas Data dengan Rumus Pearson SPSS √ Uji Validitas Data dengan Rumus Pearson SPSS

4. Dari kotak obrolan Bivariate Correlation, masukkan semua item dan skor total ke dalam kotak variabel di sebelah kanan dengan mengklik tanda --> Pada pilihan Correlations coefficient, pilih Pearson. Pada bab Test Of Significance, pilih Two_tailed, Centang Flac significance Correlations.

Uji Validitas Data dengan Rumus Pearson SPSS √ Uji Validitas Data dengan Rumus Pearson SPSS

5. Klik Ok untuk mengakhiri perintah. Maka akan di tampilkan ringkasan outputnya sebagai berikut:

Uji Validitas Data dengan Rumus Pearson SPSS √ Uji Validitas Data dengan Rumus Pearson SPSS

Dari data di atas di sanggup output nilai hubungan antara skor item dengan skor total. Nilai ini kemudian kita bandingkan dengan nilai rtabel, rtabel dicari pada signifikasi 0,05 dengan (n) 20 (angka 20 alasannya jumlah responden kita ialah 20 siswa), maka di sanggup rtabel sebesar 0,444 (Download Distribusi Nilai rtabel]. Lihat gambar di atas, yang saya warnai merah diperoleh nilai rhitung untuk item_1 pada angket yaitu 0,787. Dengan demikian nilai rhitung lebih besar dari nilai rtabel atau 0,781 > 0,444 maka item soal no 1 sanggup dikatakan valid atau layak untuk dijadikan angket penelitian. Cek masing-masing nilai rhitung pada item berikutnya dan bandingkan dengan nilai rtabel tersebut.

Demikian Uji Validitas Data Dengan Rumus Pearson SPSS biar sanggup bermanfaat. Selanjutnya akan dibahas Uji Reliabilitas Data

Artikel Menarik : Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid

Revisi: Sabtu, 11 Maret 2017

[Judul Artikel : Uji Validitas Data Dengan Rumus Pearson SPSS]
[Sumber Rujukan : Widiyanto, Joko. 2012. SPSS For Windows. Surakarta: Badan Penerbit-FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta]
[Img : Dokumen SPSS]

Sumber http://www.konsistensi.com

Wednesday, June 27, 2018

√ Cara Mengatasi Soal Angket Yang Tidak Valid

Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid | Banyak temen-temen yang bertanya wacana bagaimana Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid sehabis dilakukan uji validitas dengan SPSS. Sebelum saya membahas wacana solusi mengatasi permasalah tersebut, terlebih dahulu saya akan menjelaskan mengapa item soal dalam angket yang teman buat dengan susah payah itu ternyata sehabis di uji validitas akhirnya menyatakan bahwa item angket tidak valid. Angket tidak valid sanggup disebabkan oleh beberapa hal yakni : Soal yang dibentuk kurang terang sehingga menciptakan para responden gundah menentukan balasan yang mana. Sebab lain angket tidak valid yakni lantaran balasan yang diberikan oleh responden tidak konsisten. Ketidakkonsistenan ini sanggup dikarenakan responden malas menjawab terhadap item soal angket yang kita berikan atau secara sederhana reponden menjawab soal tersebut asal-asalan, sehingga item yang seharusnya mendapat nilai balasan tinggi malah menjadapatkan balasan rendah atau sebaliknya.

Kriteria Angket Dikatakan Valid atau Tidak Valid

Seperti yang kita ketahui bersama dalam uji validitas dengan agenda SPSS, Item anget dinyakatan valid jikalau nilai rhitung > nilai rtabel. Sebaliknya, jikalau nilai rhitung < nilai rtabel item angket tersebut dinyatakan tidak valid. Untuk memperjelas pemahaman teman berikut saya tampilkan pola anget yang valid dan yang tidak valid sehabis dilakukan uji validitas dengan SPSS.

Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid √ Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid

Setelah mengetahui penyebab mengapa angket tidak valid, dan mengetahui kriteria angket yang valid maupun yang tidak valid. Selanjutnya, saya akan menunjukkan Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid. Banyak cara yang sanggup dilakukan untuk mengatasi item angket penelitian yang tidak valid, yaitu :
  1. Memperbaiki pertanyaan dalam angket yang tidak valid dan membagikan ulang kepada responden untuk dijawabnya. Tentunya jikalau item angket di ulang, pertanyaan yang disusun harus lebih baik dari sebelumnya, Sekaligus peneliti harus memastikan bahwa responden menjawab pertanyaan tersebut dengan serius. Kelemahan dari cara ini ialah membuang banyak waktu, dan tidak ada jaminan bahwa angket yang ulang sanggup valid sehabis di lakukan pengujian kembali
  2. Melakukan drop terhadap angket yang tidak valid. Drop disini maksudnya membuang item-item soal yang tidak valid sehabis dilakukan pengujian atau dengan kata lain tidak mengikutkan nilai item anget yang tidak valid dalam perhitungan selanjutnya, ibarat uji reliabilitas. Namun jikalau item soal dalam angket tersbut dianggap penting, maka lakukan langkah pertama atau langkah ketiga ini.
  3. Cara lain yang sanggup dilakukan untuk Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid ialah dengan melakukan prediksi angket valid. Maksudnya begini, teman sanggup mengubah nilai-nilai anget yang dianggap menggangu dan menciptakan nilai anget tersebut tidak valid. Namun ingat ini haya PREDIKSI, jikalau sehabis nilai diubah dan uji, item angket tersebut menjadi valid, maka selanjutnya lakukan cara yang pertama, namun dengan menunjukkan pemfokusan terhadap responden dan banyak berdoa semoga balasan yang diberikan responden sesuai dengan prediksi yang teman buat tadi. Jangan mengubah nilai angket tandapa melaksanakan cara yang pertama, lantaran itu termasuk manipulasi data dan tidak saya anjurkan.

Tips dari saya sebelum memutuskan untuk menyebar angket kepada responden, gunakanlah angket uji coba dulu dan diberikan kepada reponden uji coba jugan dengan jumlah yang lebih sedikit, sehingga jikalau terjadi permasalahan tidak valid, untuk solusinya sanggup lebih gampang lantaran responden uji coba hanya sedikit.

Bagaimana sobat, mudah-mudahan cukup terang ya, semoga postingan ini sanggup menjadi balasan bagi pertanyaan-petanyaan kemarin wacana uji validitas. Untuk, keputusan mau pakai cara yang mana itu tergantung pada kebutuhan penelitian dan waktu sobat. Terimakasih.

[Search : Cara Mengatasi Soal Angket yang Tidak Valid, Solusi mengatasi Item Angket yang Tidak Valid, Tips menciptakan angket valid dalam penelitian, ketahui penyebab angket tidak valid, Kriteria Angket Dikatakan Valid atau Tidak Valid]
Sumber http://www.konsistensi.com