Thursday, April 6, 2017

√ Otak Besar (Cerebrum) : Pengertian, Struktur, Fungsi

A. PENGERTIAN OTAK BESAR (CEREBRUM)
Sesuai dengan namanya Otak besar (Cerebrum) yakni bab terbesar dari otak. Beratnya sekitar 1 kg pada orang cendekia balig cukup akal dan merupakan 2/3 dari berat keseluruhan otak. Otak besar ini terdiri atas bab kiri dan kanan. Bagian kiri otak mengontrol fungsi bab tubuh sebelah kanan, sedangkan bab kanan otak mengontrol fungsi tubuh sebelah kiri. Karena merupakan struktur terbesar dari otak, cerebrum mempunyai fungsi yang sangat vital bagi tubuh kita. Sebagai bab utama sistem saraf, otak besar mempunyai ratusan ribu neuron yang mengirim informasi ke aneka macam bab tubuh lain.
 Otak besar ini terdiri atas bab kiri dan kanan √ Otak Besar (Cerebrum) : Pengertian, Struktur, Fungsi
OTAK BESAR (CEREBRUM)
B. FUNGSI OTAK BESAR (CEREBRUM
Fungsi otak besar sangatlah banyak, mereka merupakan pengontrol sentra sebagian besar acara yang kita lakukan. Otak besar berperan dalam pengaturan gerak sadar (otot rangka/otot lurik), emosi, memori, persepsi terhadap rangsangan, fungsi belajar, pengaturan alat indera, dan lain-lain. Mungkin fungsi utamanya sanggup dikatan yakni sebagai sentra pengatur kesadaran dan sentra memori. Mungkin akan lebih gampang menjelaskan fungsi otak besar sesuai dengan bagian-bagiannya pada poin berikutnya.

C. STRUKTUR DAN BAGIAN-BAGIAN OTAK BESAR (CEREBERUM)
1. Berdasarkan strukturnya, bab otak besar dibagi menjadi dua, yaitu :
a. Korteks Cerebrum (Bagian luar)
Korteks merupakan lapisan tipis berwarna abu-abu yang mempunyai milyaran tubuh sel saraf. Korteks juga sering disebut area grey matter. Sel saraf ini saling bekerjasama satu sama lain membentuk ibarat untaian rantai sehingga informasi yang diterima oleh satu sel saraf sanggup diteruskan melalui komunikasinya dengan sel saraf lain. Korteks dibagi lagi menjadi 3 area utama, yaitu :
  • Area sensorik, yaitu area yang bertugas mengartikan informasi sensorik (rangsangan), contohnya cahaya, pengecapan dan suara.
  • Area motorik, merupakan area yang bertugas mengendalikan otot sehingga terjadinya suatu gerakan, contohnya dikala seseorang menginjak duri, maka akan terjadi refleks dengan bergeraknya kaki menjauhi duri tersebut.
  • Area asosiasi, merupakan area yang berfungsi dalam merekam pengalaman yang dialami oleh tubuh  (memori), kemauan dan kecerdasan serta mengatur beberapa fungsi bahasa.
b. Ganglia Dasar (Bagian Dalam)
Ganglia dasar merupakan area berwarna putih yang banyak mengandung Dendrit dan akson. Lapisan ini lebih tebal dibandingkan bab korteks. Ganglia dasar ini berfungsi dalam melaksanakan koordinasi gerakan, pengatur gerakan tak sadar, fungsi kognisi dan fungsi emosional.

2. Berdasarkan lobusnya otak besar sanggup dibagi menjadi 4 bab :
a. Lobus Frontal
Lobus frontalis merupakan bab otak besar yang terletak
di depan. Lobus frontalis ini berfungsi untuk mengatur kegiatan motorik (gerakan) secara sadar, kemampuan berbicara, kemampuan berpikir (Pemecahan masalah) dan emosi.

b. Lobus Parietal
Lobus parietal terletak di belakang lobus frontal di bab atas otak besar. Fungsi utama lobus parietal yakni sebagai sentra sensorik (penerimaan rangsangan), contohnya sentuhan tekanan, suhu, rasa sakit, dll.

c. Lobus Temporal
Lobus temporal merupakan bab otak yang terletak di bawah lobus parietak tepatnya bab sisi otak besar. Fungsi utama lobus temporalis yakni sebagai sentra indera pendengaran dan fungsi bahasa.

d. Lobus Oksipital
Lobus oksipital merupakan bab belakang otak besar. Fungsi utama lobus oksipital yakni sebagai sentra penglihatan (visual).
 Otak besar ini terdiri atas bab kiri dan kanan √ Otak Besar (Cerebrum) : Pengertian, Struktur, Fungsi
LOBUS-LOBUS OTAK

Sumber http://www.ilmudasar.com