- Bawang putih
- Ketumbar
- Kunyit
- Garam
- Tepung terigu berfungsi semoga ikan waktu di goreng tida lengket di wajan penggorengan
Sunday, December 2, 2018
√ Resep Yummy Untuk Ikan Sungai
Friday, November 23, 2018
√ Resep Dadar Jagung Enak Dan Mudah Tur Mantul Mentul Mentul
Para bunda yang syantik, dalam goresan pena kali ini aku akan membuatkan resep cara menciptakan dadar jagung yang enak dan praktis. Cepet Lo bunda jadi kita dapat masak dadar jagung tanpa waktu yang lama. Tau sendiri kan bunda, dadar jagung tergolong lauk yang rempong tapi banyak penggemar. Nah, di sini aku akan share olahan dadar jagung yang mantul.
Bahan:
- 3 buah jagung (bisa pakai jagung anggun atau jagung biasa asal yang muda ya bunda)
- 3-4 bungkus tepung bumbu kemasan harga per bungkus 1000/1500, Biasanya aku pakai tepung Sasa yang 1000an, 3-4 bungkus
- Daun bawang pre, tergantung selera ya. Kalau aku pakai 1-2 daun bawang pre
- Kasih gula secukupnya
Cara membuat:
1. Haluskan jagung, tekstur sesuai selera ya bund
2. Iris daun bawang tipis-tipis
3. Campur semua bahan; jagung yang sudah dihaluskan, tepung bumbu,irisan daun bawang dan tambah sedikit gula. Kalau suka agak asin,bisa ditambah garam sesuai selera. Kalau aku biasanya nggak usah pakai garam
4. Masukkan air secukupnya di dalam adonan, tekstur sedang tidak kental dan tidak terlalu encer
5. Panaskan penggorengan dan campuran dadar jagung siap untuk digoreng
6. Kalau sudah berwarna kuning keemasan atau matang, angkat dan ditiriskan
7. Dadar jagung siap dihidangkan.
Saturday, November 10, 2018
√ Menjamur Di Jogja, Inspirasi Warung Burjo Berasal Dari Lurah Di Kuningan
Kalau kau jalan-jalan ke Jogja, menemukan warung Burjo bukanlah hal yang sulit. Hampir di setiap gang atau pun jalanan kota terdapat satu atau pun dua warung burjo.
Meski Warung burjo gampang dijumpai di Jogja dan Semarang, nyatanya warung sobat mahasiswa/i dan backpacker ini pertama kali diinisiasi oleh lurah Kuningan, Salim Saca Sacana.
Baca juga: Ternyata masakan lokal khas Indonesia ini berasal dari luar negeri.
Ide pembukaan Warung Burjo muncul ketika usia Indonesia masih belia, gres merdeka 2 tahun kala itu. Sebagai negara yang gres saja merdeka, Indonesia mengalami ketidakstabilan politik dan ekonomi. Makin diperparah dengan perseturan antara Indonesia dan Belanda yang belum juga usai.

Potret Warung Burjo dulu kala. Foto dari warungburjosindanghayu.blogspot.com
Akibatnya, kebutuhan pokok meningkat tajam, rupiah terjatuh. Keadaan pelik tersebut menciptakan rakyat Indonesia berada di posisi sulit. Mau tak mau mereka harus kreatif dan melaksanakan aneka macam cara untuk bertahan hidup.
Kondisi ekonomi yang serba sulit terjadi di seluruh pelosok Indonesia, tak terkecuali tempat Jawa Barat. Namun, warga Jawa Barat khususnya tempat Kuningan tak serta merta diam. Yang paling tersohor melaksanakan perjuangan perubahan yaitu Rurah Salim Saca (Lurah dalam bahasa Sunda).
Keterampilan menciptakan Bubur dari Kacang Hijau, yang dimiliki Rurah Salim, yaitu cikal bakal dari perjuangan warung burjo. Ia bahkan mengklaim sebagai orang pertama yang menciptakan bubur kacang ijo (Burjo).
Awal jualan burjo, Salim hanya sekadar uji coba. Selanjutnya Burjo hasil racikan Rurah Salim ini disebarkan secara cuma-cuma kepada orang-orang di lingkungannya. Bahan yang dipakai pun sama menyerupai bubur kacang ijo yang kita kenal sekarang. Bedanya, dulu bubur kacang ijo dimasak memakai Se’eng, yaitu wadah yang terbuat dari tembaga dan biasa dipakai untuk memasak nasi.
Baca juga: Siapa sangka, Lunpia Semarang dibentuk oleh sepasang suami istri dari Jawa dan Tiongkok
Kemudian, sesudah bubur kacang ijo siap, Salim memikul dan berkeliling kampung. Mula-mula, Salim membagikan bubur kacang ijo tersebut secara cuma-cuma.
Siapa sangka, banyak orang yang menyambut suka cita olahan bubur kacang ijonya. Hal ini lantas mematik Rurah Salim untuk berdagang Burjo.

Aneka olahan mi instan, nasi sarden, nasi magelangan, mi dok-dok pun ada. Foto dari hipwee
Ia pun mulai berjualan burjo dari pagi sampai siang dengan berkeliling. Rute yang ditempuh dimulai dari jalan Cigodeg-kebumen, terminal bus (sekarang TamKot), depan Masjid Agung Kuningan, pasar lama, pertokoan Jalan Siliwangi, perempatan Jalan Citamba, dan berakhir mangkal di pasar tradisional yang berdekatan dengan ex.bioskop ciremai dan ex. Kantor Mapolres (sekarang jalan Langlang Buana).
Beberapa tahun lalu tepatnya pada 1950, Rurah Salim Saca berjualan Burjo di kota Kuningan dengan membuka warung sederhana. Setelahnya, banyak orang berinisiatif untuk mengikuti jejak Rurah Salim sebelum kesudahannya disebarkan oleh warga Kuningan ke kota-kota lain di Indonesia menyerupai Jogja, Semarang, Jakarta, Solo, dan banyak lainnya.
Seiring berkembangnya jaman, Warung Burjo pun tidak hanya menjual bubur kacang hijau, ketan hitam saja, kini lebih variatif dengan sajian kuliner mengenyangkan cepat saji menyerupai mi instan, magelangan, nasi goreng, nasi sarden, nasi telor.
Sumber https://phinemo.com
Tuesday, September 25, 2018
√ Kuliner Unik Surabaya: Nasi Goreng Cumi Bbm Yang Pedasnya Gila
Bukan hanya rawon atau penyetan saja, masakan unik Surabaya pun patut dicoba. Salah satu yang terkenal yaitu nasi goreng cumi BBM yang mantap betul rasanya.
Nasi goreng cumi BBM merupakan masakan unik Surabaya ini milik Pak Gatot. BBM sendiri dipilih sebagai slogan nasi goreng untuk menggambarkan rasanya yang ‘Benar Benar Mantap’.
Baca juga: 5 Kuliner Serba Babat di Surabaya yang Rasanya Mantap Jiwa
Nasi goreng cumi BBM Pak Gatot penggagas nasgor cumi di Surabaya
Banyak yang bilang nasi goreng cumi BBM merupakan penggagas nasi goreng cumi di Surabaya. Ia sudah usang berjualan si nasi goreng berwarna hitam itu, sekitar 10 tahunan di sekitar perumahan akrab Kampus Ubaya.
Uniknya, di sini pengunjung cuma menyediakan satu jenis nasi goreng saja. Makara cuma dapat merasakan nasgor cumi saja. Tapi hening jangan kecewa dulu alasannya yaitu nasi goreng cumi di sini rasanya mantap cocok untuk penggila pedas alasannya yaitu bumbu sambal yang dicampurkan dalam sajian merasuk ke dalam.
Seporsi nasgor cumi biaanya dilengkapi dengan telur dadar hangat di atasnya jadi makin puas apalagi porsinya sangat besar.
Untuk dapat merasakan nasi goreng satu ini Kamu harus sabar mengantre alasannya yaitu ketika berjualan sang pemilik niscaya selalu dikerubuti pembeli. Mereka biasanya menentukan untuk membungkus nasgor pesanan dan menikmatinya di rumah ketimbang dimakan di daerah alasannya yaitu kedainya berupa gerobak dorong.
Meskipun begitu, banyak pula traveler yang menentukan untuk makan di daerah alasannya yaitu disediakan piring dan daerah duduk untuk pengunjung.
Baca juga: Cari Nasi Goreng Terenak di Jakarta? Coba ke 7 Kedai Ini
Jika Kamu ingin tau dengan masakan unik Surabaya satu ini dapat pribadi tiba ke Jalan Mangkut Mejoyo Utara gang 1/AI 20 Surabaya.
Harga per porsinya cukup terjangkau lho. Biasanya seporsi jumbo dihargai Rp15.000. Jika tambah telur tambah Rp2.000. Kedainya buka semenjak pukul 18.00 sampai 22.00 WIB. Yuk, kulineran ke Surabaya!
Sumber https://phinemo.com
Tuesday, August 21, 2018
√ Martabak Horor Medan, Kedai Yang Bikin Pelanggannya Merinding
Umumnya kedai kuliner didekorasi menjadi bagus semoga didatangi banyak pelanggan. Tapi tidak dengan Kedai Martabak Horor Medan, alasannya di sini Kamu akan menemukan pemandangan tak lazim menyerupai pocong, kuntilanank, sampai nenek sihir di sini alasannya sang penjual sengaja mendekorasi kedai martabaknya dengan pelayan berpakaian hantu.
Seram juga ya, tapi jangan khawatir alasannya mereka tetap ramah dengan pelanggan kok. Cuma tampilan pelayannya saja yang angker kayak hantu termasuk yang masak.
Baca juga: Kuliner Legendaris Medan Wajib Disambangi Pencinta Kuliner
Untuk Kamu yang merasa takut dengan penampakan makhluk halus wajib banget ke sini alasannya di Martabak Horor Medan Kamu bakal diujinyali alasannya bukan hanya pelayanan saja yang berpakaian hantu tapi dekorasinya cukup menyerampakan dengan boneka pocong dan kuntilanak di pojok kedai.
Kedai berupa foodtruck, dengan kawasan duduk luas
Kedai Martabak Horor Medan ini buka semenjak malam hari sehabis kehidupan kantor sirna. Kedainya berupa food truck dengan meja outdoor yang selalu penuh oleh para penikmat Martabak di pelataran area ruko Jalan Gatot Subroto No.189, Petisah Tengah, Kota Medan, Sumatera Utara.
Di sini Kamu bukan hanya dapat memesan martabak saja, tapi juga masakan India menyerupai Nasi Goreng Chennai, Nasi Briyani, Roti Cane Horor, Roti Tissu, dan Chapatti Roll. Namanya sengaja dibentuk unik semoga pengunjung makin ingin tau dengan aneka hidangan di sini.
Soal harga, di sini harga martabak dan aneka menunya masih murah meriah kok, cuma Rp7.000 – Rp25.000.
Baca juga: Habiskan Akhir Pekan Kuliner di Medan, Berikut Rekomendasinya!
Lokasi dan jam buka Martabak Horor Medan
Lokasi: Jalan Gatot Subroto No.189, Petisah Tengah, Kota Medan, Sumatera Utara.
Jam buka: 19.000 WIB – 01.00 WIB.
Sumber https://phinemo.com
Monday, August 6, 2018
√ Makanan Di Padang Paling Legendaris Patut Dicoba
Ada banyak pilihan masakan di Padang yang sanggup dicicipi untuk mengisi perut yang keroncongan dikala liburan di Kota Padang. Tapi kami lebih merekomendasikan untuk merasakan masakan legendaris Padang biar sanggup merasakan cita rasa lokal sampai ke akarnya.
Berikut ini rekomendasi masakan di Padang ter-legendaris yang patut untuk Kamu cicipi.
Baca juga: 11 Kuliner Khas Padang yang Rasanya Nendang
1. Soto Garuda, cita rasa Soto Padang yang mak nyus

Seporsi Soto Padang yang menggiurkan. Foto oleh @nie_hui
Ini yakni kedai soto khas Padang yang sudah bangkit semenjak tahun 1976. Kedai Soto Garuda ini mempunyai soto berkuah bening dengan isian daging sapi yang dipotong kotak-kota, kentang, bihun, dan paru yang renyah tak lupa bawang gorengnya yang wangi.
Biasanya disajikan terpisah dengan nasi yang di atasnya diberi kerupuk berwarna merah. Harganya cukup murah dengan porsi besarnya yakni Rp30 ribu per porsinya.
Lokasi:
– Jalan S. Parman no. 110, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.
– Jalan Pattimura no. 15.
Jam buka: 07.00 – 21.00 WIB.
2. Sate Mak Syukur, sate Padang termantap

Kuliner di Padang, sate padang Mak Syukur. CC Flickr 2.0 Bou Eya
Sate Mak Syukur merupakan daerah makan sate Padang legendaris yang sudah ada semenjak 1941. Kedai sate ini pertama kali dibuka di Pasar Padang Panjang, sekadang dipegang oleh generasi kedua.
Di sini satenya memakai daging rusuk dan punuk sapi sehingga teksturnya berlemak sehingga lembut dikala dinikmati, tidak keras ketiga digigit. Selain jenis daging punuk, di sini juga terdapat sate daging, hati, usus, jantung, lemak, sampai lidah.
Bumbunya berupa bumbu kuah kuning kental khas sate Padang yang masih otentik semenjak dahulu kala. Harganya Rp25 ribu per porsinya.
Lokasi:
Jalan Sultan Syahrir no.250, Silang Bawah, Padang Panjang.
Jam buka: 09.00 – 21.30 WIB.
3. Martabak Kubang Hayuda, kudapan otentik yang patut dicoba

Kuliner di Padang, martabak Kubang Hayuda. Martabaknya makin mantap kalau disiram sama bumbunya. CC Flickr 2.0 u_c_e
Ini beliau martabak khas Padang, biasanya orang menyebutnya Martabak Mesir atau Kubang. Cita rasanya cukup unik alasannya yakni menyerupai sama masakan Timur Tengah dan India tapi dengan sentuhan Minang.
Kedai ini dibuka semenjak tahun 1971 oleh H Yusri Darwis. Mereka membuka cang di Jakarta di tahun 1988.
Per sajian Martabak Kubang biasanya dibanderol dengan harga Rp36 ribu. Di sini juga ada martabak manis jagung, roti cane durian, roti cane kari kambing, dan sajian lain menyerupai soto Padang sampai Dim Sum.
Lokasi:
Jalan Moh. Yamin no. 138, Belakang Olo, Padang Barat.
Jam buka: 14.00 – 00.00 WIB.
4. Restoran Lamun Ombak, rumah makan Padang legendaris
Rumah makan ini mempunyai aneka hidangan masakan Padang. Kamu tidak usah repot menentukan sajian alasannya yakni semua sajian akan disajikan bersamaan di meja. Kamu tinggal menentukan mana hidangan yang dipilih.
Kamu harus merasakan rendang, ikan asam padeh, ayam pop, aneka gulai ikan sampai ati ampela alasannya yakni populer lezat. Rumah makan ini dikenal sebagai rumah makan Padang paling legendaris.
Lokasi:
Jalan Khatib Sulaiman, Bilangan Ulak Karang Selatan, Padang Utara.
5. Gulai Itiak Lado Mudo Ngarai, hidangan itik berbumbu sedap

Rekomendasi masakan di Padang Itiak Lado Mudo Ngarai. Hidangan itiknya pekat dengan bumbu. Foto dari ig @flewsand
Ini yakni hidangan Istimewa yang juga patut untuk dicicipi dikala ke Padang. Menu utamanya yakni itik bumbu hijau yang dagingnya lembut.
Proses memasaknya sampai 12 jam sehingga bumbu meresap ke daging itik. Rasanya benar-benar mantap tidak ada obatnya. Cita rasanya pedas, manis, gurih berbaur menjadi satu.
Lokasi:
Jalan Ngarai Binuang no. 41, Bukittinggi.
Jam buka: 07.00 – 16.00 WIB.
6. Ongkrongan Turagari

Lontongnya bikin ngiler. Foto/@ariefbaggio
Lontong di Padang berbeda dari lontong yang biasa dijumpai di Jawa alasannya yakni memakai isian yang campur-campur, mulai dari kuah pakis, kuah lontong, dan kuah nangka.
Di sini juga terdapat ongkrongan turagiri dan bubur kacang hijau, bubur hitam, bubur, dan teh telur.
Kedai ini buka mulai dari pukul 5 sore sampai 3 pagi. Menu andalannya lontong telur padang.
Lokasi: Jalan Veteran No.Kel, Purus, Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat 25115.
Baca juga: Bakso Buka Baju, Kuliner Unik Asli Bali yang Bisa Anda Cicipi
7. Warung Kopi Nanyo

Kedai kopinya legendaris. Foto dari ig @laoderendrian
Bukan hanya makanan, di Padang juga wajib hukumnya merasakan minuman teh dan kopinya. Nah, kedai minuman legendaris di Padang yang patut dicicipi yakni Warung Kopi Nan Yo yang konon tertua seantero tua.
Di sini bukan hanya kopi lokal, tapi juga kopi dunia menyerupai kopi Brasil yang terbaik di dunia. Kedainya bergaya vintage sehingga sangat elok dijadikan lokasi foto-foto.
Lokasi:
Jalan Kali Kecil No.1, Kp. Pd., Padang Bar., Kota Padang, Sumatera Barat 25134.
Jam buka: 08.00 – 18.00 WIB.
Sumber https://phinemo.com
Wednesday, July 11, 2018
√ Kupat Tahu Pojok, Pilihan Kuliner Magelang Yang Mesti Kau Coba
Kupat tahu bukanlah kuliner yang sangat absurd denganmu bukan, dan tidak hanya terdapat disatu tempat saja. Bahkan hampir di setiap kota sanggup temukan kuliner khas Indonesia ini. Tentu saja kuliner tersebut tidak akan tercipta dengan sendirinya tanpa suatu tempat yang mempeloporinya.
Magelang. Saat kau berkunjung ke tempat yang terkenal akan Candi Buddha terbesar di dunia ini, jangan pernah lewatkan untuk merasakan kupat tahu satu ini: ‘Kupat Tahu Pojok’ namanya. Kupat Tahu menjadi menjadi kuliner legendaris yang turun temurun dilestarikan. Kepiwaiannya menyajikan kuliner ini dari tahun ke tahun, menciptakan nama Magelang menjadi tempat salah satu yang dikenal orang akan kelezatan kupat tahu.
Rumah makan Kupat Tahu Pojok menjadi favorit pecinta kupat tahu di Magelang. Siraman sambal kacang cair menciptakan adonan kupat tahu (ketupat, kecambah, irisan kol, seledri, bakwan, tahu goreng, serta taburan bawang goreng) menciptakan orang-orang yang sudah pernah menikmatinya akan diserang rindu dan mau tak mau mereka akan kembali lagi ke warung Kupat Tahu Pojok. Sebenarnya tak ada resep spesial. Namun dari cara pengolahan dan bumbu yang tepat, menciptakan cita rasa kuliner tersebut sungguh nikmat di lidah.
Kupat tahu disantap bersama rempeyek kacang atau emping sebagai teman yang paling pas. Perpaduan gurih, manis, dan pedas dari Kupat Tahu Pojok banyak dicintai penikmatnya. Makanan elok gurih ini, akan terasa sangat nikmat dipadukan dengan minuman hangat ‘sekoteng’.
Satu yang cukup istimewa, Kupat Tahu Pojok ini pernah dikunjungi mantan Presiden SBY bersama keluarga.
Bagian terbaik dari Kupat Tahu Pojok yaitu pada rasa bumbunya yang khas dan tahu goreng setengah matang sehingga mengakibatkan rasa lembut. Tahu ini akan dimasak dikala memang akan disajikan saja. Wadah-wadah yang dipakai untuk kuliner kecil memakai toples plastik dan toples plastik besar khas ala tempo dulu. Tidak hanya toples, penyajian minuman air putih disuguhkan dengan ceret-ceret aluminium. Air tersebut bukanlah air dari penyulingan, melainkan air-air sumur rebusan.
Warung sederhana ini telah melahirkan banyak warung kupat tahu lainnya di Magelang. Kupat Tahu Pojok memberi bukti, bahwa yang menciptakan pelanggan bertahan yakni cita rasa dan pelayanan yang ramah, sesimpel itu.
Alamat : Jl. tentara Pelajar Kios No 14, Magelang
Buka : 09.30. – 20.30 WIB
Harga : Kupat tahu Rp 9.000,- dan sekoteng Rp 3.000,-
Sumber https://phinemo.com









